Ilmu Pengetahuan

Wow, Ada 1.000 Triliun Ton Berlian di Bawah Permukaan Bumi

Triliunan berlian ada di bawah permukaan bumi
Ilustrasi (Foto: empirebuyers.com)
125views
Waktu baca : 3 menit

Sejumlah ilmuwan baru saja melakukan sebuah penelitian yang hasilnya mencengangkan dunia. Ternyata di bawah permukaan bumi terdapat berlian dalam jumlah yang sangat banyak. Mencapai 1.000 triliun ton.

Tim peneliti itu terdiri atas ilmuwan dari Harvard, Massachusetts Institute of Technology (MIT), University of California, dan beberapa perguruan tinggi lainnya. Berlian-berlian itu ditemukan setelah mereka menggunakan gelombang suara untuk melacak asal gempa bumi. Hasil penelitian itu sudah dipublikasikan melalui jurnal Geochemistry, Geophysics, Geosystems.

“Ini menunjukkan bahwa meski berlian bukanlah mineral biasa, tapi batu mulia ini cukup umum,” kata Ulrich Faul, peneliti dari MIT, seperti dilansir Business Insider, Selasa (17/7) lalu.

Triliunan berlian ada di bawah permukaan bumi
Ilustrasi letak berlian (Foto: deskarati.com)

Jumlah berlian yang ditemukan itu tidaklah sedikit. Sangat banyak. Mencapai 1.000 triliun ton. Namun, berlian-berlian itu tidak bisa diambil.

“Kita tidak bisa mendapatkannya, tetapi tetap saja ada lebih banyak berlian di sana daripada yang pernah kita pikirkan sebelumnya,” tegasnya.

Sebenarnya penemuan triliunan berlian ini dilakukan secara tidak sengaja. Pada awalnya, para ilmuwan itu sedang melakukan penelitian tentang anomali seismik dengan menggunakan data seismik dari Badan Geologi Amerika Serikat. Tujuan mereka adalah mencari tahu dari mana asal gempa bumi.

Dari penelitian itu mereka akhirnya tahu bahwa di beberapa titik kerak Bumi yang disebut cratons, gelombang suara berjalan lebih cepat daripada yang diperkirakan. Cratons adalah bagian stabil dari kerak dan mantel Bumi. Bagian ini biasanya ditemukan di bagian dalam lempeng tektonik. Cratons biasanya kurang padat dan lebih dingin daripada bagian Bumi yang mengelilinginya. Hal inilah yang membuat gelombang suara bergerak lebih cepat ketika melaluinya. Padahal, gelombang suara biasanya tidak bergerak secepat seismik.

Triliunan berlian ada di bawah permukaan bumi
Gunung meletus (Foto: Istimewa)

Untuk mengetahui materi apa yang menyebabkan gelombang suara berjalan dengan cepat melalui kawah, mereka menciptakan model-model virtual rock. Hasilnya adalah hanya satu batuan virtual yang menunjukkan kecepatan yang sama dengan gelombang seismik abnormal yang bergerak melalui kawah. Batu tersebut mengandung 11—2% berlian. Berlian itulah yang membuat cratons tetap stabil dan tidak tenggelam.

Melalui letusan gunung berapi
Berapa banyakkah jumlah berlian yang ada di bawah permukaan Bumi? Untuk menghitungnya, para peneliti mengasumsikan akar kratonik yang mengandung berlian dikombinasikan dengan volume totalnya di seluruh Bumi. Hasilnya, seperti dilansir Sky News, berlian yang ada di bahwa permukaan Bumi berjumlah sekitar 1.000 triliun ton.

Triliunan berlian ada di bawah permukaan bumi
Ilustrasi: orang mencari berlian (Foto: Eyemaze)

Triliunan ton berlian itu tersebar di 241 km di bawah permukaan Bumi. Itulah mengapa berlian-berlian itu tidak bisa diambil walaupun dengan teknologi canggih. Pasalnya, bor terdalam yang pernah dibuat manusia adalah Kola Superdeep Borehole di Rusia. Bor itu memakan waktu 20 tahun untuk mencapai kedalaman 12 km.

Lalu bagaimana beberapa berlian bisa keluar dari cratons. Menurut para ilmuwan itu, letusan gunung berapilah yang membawa berlian ke permukaan bumi. Ketika meletus, gunung berapi itu seperti “menciptakan” pipa kimberlite yang dapat memuntahkan magma dan berlian. Oleh karena itu, masuk akallah jika kemudian berlian ditemukan di cratons. Itu karena pipa kimberlite ditemukan di tepi akar kratonik.