Kecantikan & Kesehatan

Waspada, Tahi Lalat Bisa Menjadi Tanda Awal Kanker!

Tahi lalat bisa menjadi tanda awal kanker
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
38views

Banyak orang bilang, tahi lalat adalah pemanis. Bisa juga menjadi ciri khas seseorang. Dengan tahi lalat, seseorang mudah atau cepat dikenali. Lihatlah Rano Karno, aktor dan mantan Gubernur Banten itu, yang punya tahi lalat di dagunya. Atau juga Ita Purnamasari dengan tahi lalat di dekat matanya.

Yang kemudian menjadi masalah adalah ada tahi lalat yang bisa jadi merupakan tanda awal dari kanker. Apalagi jika tahi lalat itu tumbuh pada usia dewasa dan memiliki tampilan yang berbeda dengan tahi lalat pada umumnya. Tahi lalat seperti inilah yang harus diwaspadai. Bisa jadi itu adalah tanda awal melanoma.

Dilansir dari alodokter.com, melanoma adalah jenis kanker yang berkembang pada melanosit, sel pigmen kulit yang berfungsi sebagai penghasil melanin. Melanin ini bertugas menyerap sinar ultraviolet dan melindungi kulit dari kerusakan.

Melanoma ini sebenarnya bisa muncul di seluruh bagian tubuh. Namun, paling sering muncul di kaki, pantat, punggung, leher, kulit kepala, dan belakang telinga. Berikut ini tanda-tanda, seperti dilansir dari Cosmopolitan, yang menunjukkan apakah tahi lalat itu merupakan tanda awal kanker kulit atau tidak.

Bentuk asimetris

Tahi lalat bisa menjadi tanda awal kanker
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Jika bentuk tahi lalat simetris, berarti tahi lalat itu jinak dan tidak akan berkembang menjadi tumor atau kanker. Jika sebaliknya, apalagi semakin membesar ukurannya, kamu harus waspada. Segeralah memeriksakan diri pada dokter.

Timbul pada permukaan kulit

Tahi lalat bisa menjadi tanda awal kanker
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Tahi lalat yang tidak berpotensi menjadi kanker biasanya tidak menonjol atau timbul di atas kulit. Jika tahi lalat itu menonjol, bahkan terasa gatal dan bentuknya semakin membesar, kamu harus waspada. Bisa jadi itu merupakan gejala melanoma.

Semakin membesar

Tahi lalat bisa menjadi tanda awal kanker
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Pada umumnya, ukuran tahi lalat kecil. Hanya setitik. Namun, jika ukurannya terus membesar dan diameternya bertambah menjadi lebih dari 6 mm, bisa jadi itu bukan tahi lalat lagi. Bisa jadi itu adalah kanker kulit.

Warna semakin hitam

Tahi lalat bisa menjadi tanda awal kanker
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Tanda lainnya adalah perubahan warna tahi lalat. Jika tahi lalat itu berwarna semakin gelap dari hari ke hari, kamu harus curiga. Segeralah periksakan diri pada dokter untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Gatal atau sakit

Tahi lalat bisa menjadi tanda awal kanker
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Tahi lalat yang mati biasanya tidak terasa gatal. Juga tidak nyeri. Jika ternyata muncul rasa gatal, nyeri, dan bahkan mengeluarkan darah, bisa jadi tahi lalat itu adalah tanda awal melanoma. Segera periksakan diri pada dokter.