Berita

Ratna Sarumpaet Bayar Oplas dengan Rekening Bantuan Korban Danau Toba

Ratna bayar oplas dengan dana bantuan korban Danau Toba
Ratna Sarumpaet (Foto: Istimewa)
65views
Waktu baca : 2 menit

Polisi bergerak cepat untuk menyelidiki kabar tentang babak belurnya muka Ratna Sarumpaet karena dianiaya 2—3 laki-laki di Bandung, Jawa Barat. Kabar itu sudah terlanjur merebak dan menarik simpati banyak warga masyarakat. Mereka mengutuk penganiayaan itu. Para politisi sekelas Fadli Zon dan Prabowo Subianto bahkan menyebut penganiayaan itu sebagai tindakan pengecut.

Dari penyelidikan itu, para polisi menemukan sejumlah kejanggalan. Tidak ada konferensi internasional yang digelar di Bandung. Di rumah-rumah sakit di Bandung pun tidak ada pasien bernama Ratna Sarumpaet. Dan tidak ada daftar manifesto penumpang pesawat atas nama aktivis itu di Bandara Husein Sastranegara, tempat yang disebut sebagai lokasi penganiayaan.

Ratna bayar oplas dengan dana bantuan korban Danau Toba
Rumah Sakit Bina Estetika (Foto: Warta Kota)

Polisi menemukan fakta bahwa pada hari Jumat (21/9), hari yang disebut Ratna sebagai hari ia dianiaya, Ratna tidak berada di Bandung. Pada hari itu, ia berada di RS Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat.

“Ternyata RS memberikan statement dan mengakui bohong,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto, di Amos Cozy Hotel, Jl Melawai, Jakarta Selatan, Kamis (4/10).

Ratna bayar oplas dengan dana bantuan korban Danau Toba
Kadiv Humas Polri, Arjen Setyo Wasisto (Foto: detikcom)

Tidak hanya itu fakta yang ditemukan polisi. Masih ada fakta lain, yaitu Ratna membayar biaya operasi plastiknya dengan kartu debit dari nomor rekening yang digunakan untuk menggalang dana bantuan untuk korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba.

“Dalam proses penyidikan, beliau melakukan pembayaran di RS dengan gunakan nomor rekening itu. Kalau rekan-rekan membuka di internet, ternyata beliau menggunakan rekening itu untuk mengumpulkan dana. Kalau tidak salah, untuk Danau Toba,” jelas Setyo.