Kecantikan & Kesehatan

Payudara Nyeri? Mungkin karena Pengaruh Kopi atau Cokelat

Penyebab nyeri dada pada perempuan
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
29views

Semua perempuan disarankan untuk melakukan “sadari” (periksa payudara sendiri) sejak dini. Dengan cara seperti ini, masing-masing perempuan bisa mengetahui bagaimana kondisi payudaranya. Dengan cara seperti ini pula, berbagai risiko negatif bisa diketahui dan dicegah sedini mungkin.

Sadari disarankan, bahkan diwajibkan, karena banyak masalah kesehatan serius yang berhubungan dengan payudara. Dua di antaranya adalah tumor dan kanker payudara. Mengetahui masalah ini lebih dini membantu para tenaga medis melakukan upaya intensif untuk mengatasinya.

Ketika melakukan sadari, salah satu hal yang sering dikeluhkan para perempuan adalah rasa nyeri yang timbul pada payudara. Dan rasa nyeri ini lalu dihubungkan dengan kanker payudara. Apakah memang demikian?

“Kebanyakan kanker payudara tidak menyebabkan rasa sakit. Jadi, jika merasakan sakit di payudara, biasanya bukan tanda kanker payudara,” kata Diane Young, dokter spesialis kebidanan dan kandungan, di Pusat Kesehatan Keluarga Willoughby Hills di Cleveland Clinic, Amerika Serikat.

Jika memang bukan kanker payudara, lalu nyeri yang timbul pada payudara itu dipicu oleh apa? Dilansir dari Women’s Health, ada beberapa hal yang menyebabkan payudara terasa sakit.

Haid

Penyebab nyeri dada pada perempuan
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Menurut Diane, payudara terasa sakit atau nyeri karena ada perubahan hormon selama masa haid. Senada dengan Diane, Taraneh Shirazian, asisten profesor kebidanan, ginekologi, dan ilmu reproduksi di Sekolah Kedokteran Icahn di Mount Sinai, New York, Amerika Serikat, mengatakan bahwa rasa sakit itu berhubungan dengan siklus menstruasi. Rasa nyeri ini akan hilang ketika haid selesai.

Olahraga terlalu berat

Penyebab nyeri dada pada perempuan
Ilustrasi (Foto: goqii.com)

Banyak perempuan melakukan olahraga berat seperti push-up. Olahraga seperti ini bisa membuat payudara terasa nyeri pada keesokan harinya. Namun, rasa nyeri seperti ini bukanlah nyeri payudara dalam arti sesungguhnya, melainkan nyeri dari otot pektoral yang terletak tepat di bawah payudara. Dan rasa sakit ini berlangsung hanya sementara.

Ukuran bra

Penyebab nyeri dada pada perempuan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Penyebab lain dari rasa nyeri pada payudara adalah ukuran bra. Ukuran bra yang tidak lagi sesuai bisa membuat jaringan pada payudara akan tertekan atau tertarik. Jadi, perhatikan ukuran bra. Idelanya adalah dalam beberapa bulan sekali kamu mengganti bra. Dan hal ini berlaku juga dengan bra olahraga. Kamu harus memilih ukuran yang tepat agar ketika berolahraga payudaramu tidak tertekan.

Benjolan

Penyebab nyeri dada pada perempuan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Kamu harus tahu bahwa payudara bisa tampak lebih besar karena jaringan payudara fibrocystic. Itu berarti bahwa payudara memiliki lebih banyak benjolan. Dan itu adalah hal yang wajar. Benjolan itu, menurut American Cancer Society (ACS), adalah kista jinak atau kantung berisi cairan di dalam payudara. Benjolan itu memang tidak meningkatkan risiko kanker payudara, tapi ukurannya bisa menjadi lebih besar atau lebih menyakitkan dan lembut saat haid karena perubahan hormonal.

Sensitif terhadap kopi

Penyebab nyeri dada pada perempuan
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Kamu punya jaringan payudara fibrocystic? Bisa jadi kamu akan lebih sensitif terhadap stimulan seperti kopi.

“Payudara kami memiliki saluran kecil, dan, kadang-kadang, duktus itu bisa membengkak karena simultan seperti kafein dan cokelat,” kata Diane Young.

Pembengkakan inilah yang menyebabkan rasa sakit. Oleh karena itu, jika payudaramu terasa sangat penuh dengan benjolan, sebaiknya segeralah berkonsultasi dengan dokter.