fbpx
Olahraga

Solskjaer: Kami Tahu bahwa Kami Mesti Bersusah Payah

Manchester United kalahkan Paris Saint-Germain
Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Action Image via standard.co.uk)
59views

Sebelum laga leg kedua babak 16 besar digelar, Kamis (7/3), banyak orang yang merasa bahwa tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer tidak akan lengkah ke babak 8 besar. Mereka sudah kalah 0-2 pada pertemuan pertama di kandang sendiri. Dan sekarang mereka harus bertandang ke kawan lawan.

Menang dan membalikkan keadaan jelas merupakan hal yang sangat sulit. Itu seperti sebuah mission imposible. Tambahan lagi, mereka datang tidak dengan skuat terbaik. Bahkan terkesan compang-camping. Bagaimana tidak, pemain penting seperti Antonio Valencia, Anthony Martial, Phil Jones, Nemanja Matic, Juan Mata, Jesse Lingard, Ander Herrera, Matteo Darmian, dan Alexis Sanchez cedera. Sementara itu, Paul Pogba absen karena hukuman kartu merah.

Manchester United kalahkan Paris Saint-Germain
(Foto: EPA)

Dengan skuat apa adanya itulah, Solskjaer meramu sebuah taktik yang cemerlang. Ia meminta anak asuhnya untuk benar-benar memperhatikan instruksinya: mereka harus mencetak gol cepat dan solid membendung serangan PSG. Dan itu dilakukan.

Pada menit kedua, Romelu Lukaku menghentak penonton yang memenuhi Parc des Princes. Gol cepat itu membuat peluang MU untuk lolos terbuka. Ada peluang besar untuk mencetak 2 gol lagi.

Manchester United kalahkan Paris Saint-Germain
Romelu Lukaku tampil cemerlang dan mencetak 2 gol (Foto: Action Images via standard.co.uk)

Gol balasan dari Juan Bernat pada menit ke-12 mungkin terlihat seperti akhir dari perjuangan Lukaku dan teman-temannya. Gol itu membuat langkah MU kembali berat. Namun, pada menit ke-30, Lukaku kembali menghidupkan peluang itu.

Sekarang hanya tinggal 1 gol lagi untuk merebut tiket 8 besar. Dan gol itu datang pada detik-detik terakhir. Narasi “comeback” itu pelan-pelan mewujud di sini: sepakan dari Diogo Dalot menghantam tangan Presnel Kimpembe; pada awalnya akan diberikan sepak pojok; lalu Video Assistant Referee (VAR) berkata lain; titik penalti ditunjuk; dan Marcus Rashford sukses menaklukkan Buffon. MU lolos dengan agregat sama kuat, tapi unggul gol tandang.

Manchester United kalahkan Paris Saint-Germain
Para pemain MU meluapkan kegembiraan (Foto; Action Image via standard.co.uk)

“Ini adalah malam tipikal Manchester United. Kami punya sebuah rencana. Para pemain tampil bagus. Mereka fokus, mendengarkan semua instruksi seperti di latihan, dan di lapangan mereka tahu bahwa kami mesti bertahan dengan baik dengan garis sangat rendah,” ungkap Solskjaer dilansir BBC.

Sejak awal ia tahu bahwa laga melawan PSG tidak akan pernah mudah untuk anak asuhnya. Apalagi mereka kalah pada leg pertama di kandang sendiri. Oleh karena itulah, ia harus menyusun strategi terbaiknya.

Baca :   Medali Emas Indonesia Bertambah Lagi

“Ada kualitas besar. Ini adalah skenario terbaik dengan para fans, pemain, staf. Semuanya membagi kebanggaan yang sama. Kami sejak awal tahu bahwa kami mesti bersusah payah,” sambungnya.

Manchester United kalahkan Paris Saint-Germain
(Foto: Action Images via standard.co.uk)

Datang dengan kekalahan tidak pernah menjadi modal yang menyenangkan untuk tim mana pun. Namun, semuanya masih bisa terjadi. Lihat saja bagaimana Real Madrid dihempaskan Ajax Amsterdam sehari sebelumnya. Dengan modal kemenangan 2-1 di kandang lawan, Madrid seharusnya cukup bermain imbang untuk melaju ke babak perempat final. Ternyata tidak. Mereka disingkirkan Ajax dengan skor yang sangat telak: 1-4.

“Kita lihat kemarin dengan laga antara Real dan Ajax, lalu Barcelona melawan PSG pada masa lalu. Itu adalah skenario-skenario yang mirip. Dan ini menunjukkan bahwa pikiran di sepak bola itu penting,” jelasnya.

Manchester United kalahkan Paris Saint-Germain
(Foto: Action Image via standard.co.uk)

Malam ini akan menjadi salah satu malam terbaiknya sepanjang menjadi pelatih. Malam dimana ia membalikkan prediksi dan mengantar anak-anak asuhnya ke babak 8 besar Liga Champions.

“Tidak perlu melakukan pidato setelah laga ini. Ini malam yang luar biasa menakjubkan,” tandas laki-laki dari Norwegia itu.