fbpx
Olahraga

Indonesia Juara Piala AFF U-22 Tanpa Terkalahkan

Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF U-22
Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF U-22 (Foto: detikcom)
305views

Timnas Indonesia U-22 baru saja memberikan sebuah hadiah manis pada ujung Februari ini. Hadiah itu adalah menjadi yang terbaik dalam ajang Piala AFF U-22. Terbaik tanpa terkalahkan sejak babak penyisihan grup hingga babak puncak.

Langkah anak asuhan Indra Sjafri terhitung mulus sejak partai pertama. Mereka memulainya dengan hasil imbang 1-1 melawan Myanmar. Pada partai kedua, Marinus Manewar dan teman-temannya kembali ditahan imbang 2-2 oleh Malaysia. Baru pada partai ketiga mereka bisa meraih kemenangan. Dua gol Marinus ke gawang Kamboja memastikan langkah Garuda muda ke babak semifinal.

Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF U-22
Sani Rizki mencetak gol penyama kedudukan (Foto: Istimewa)

Pada babak semifinal, Garuda muda dihadang Vietnam. Tendangan bebas Lutfi Kamal menjelang akhir babak kedua membuat asa untuk merengkuh gelar juara membumbung tinggi. Mereka ingin menandai debut dalam ajang Piala AFF U-22 ini dengan akhir yang manis.

Partai final digelar di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2) malam. Bursa taruhan menjagokan Thailand untuk membawa pulang piala. Pasalnya, Thailand melaju ke babak final dengan langkah yang sangat mulus. Selalu menang dan tidak kebobolan sebuah gol pun dalam waktu 90 menit.

Baca :   Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2018
Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF U-22
Osvaldo Hay mencetak gol kemenangan (Foto: ANTARA FOTO)

Semuanya tampak menjadi kenyataan ketika Thailand menjebol gawang yang dijaga Awan Seto pada awal babak kedua melalui tandukan Saringkan Promsupa. Namun, semenit kemudian, tendangan Sani Rizki yang membentur salah satu pemain bertahan tak bisa dihalau penjaga gawang. Kedudukan imbang 1-1. Beberapa menit kemudian, sundulan Osvaldo Hay membuat kedudukan berubah.

Hingga peluit panjang dibunyikan wasit pada akhir babak kedua, tidak ada gol balasan dari Thailand. Padahal Indonesia bermain dengan 10 pemain setelah Bagas Adi dikartumerahkan wasit menjelang akhir laga. Kemenangan ini membawa Garuda muda ke tahta juara.