Olahraga

Musim Depan Ronaldo Berkostum Juventus?

Cristiano Ronaldo berkostum Juventus
Cristiano Ronaldo (Foto: Istimewa)
100views

Berita terkini Jelujur.com – Dalam beberapa hari terakhir ini, masa depan Ronaldo menjadi bahan pembicaraan di jagat sepak bola. Setelah membawa Real Madrid memenangi Liga Champions musim 2017-2018, berkembang rumor bahwa kapten timnas Portugal itu bakal dilego pada bursa transfer musim ini. Real Madrid disebut-sebut siap melepas sang bintang jika ada klub yang bersedia menebusnya dengan harga 100 juta euro atau setara dengan Rp1,67 triliun.

Sejatinya, kontrak bintang kelahiran Madeira itu akan berakhir pada 2021 mendatang. Namun, isu kepergiannya dari Barnebeu menguat dalam beberapa hari belakangan ini. Ia disebut-sebut akan meninggalkan salah satu raksasa Liga Spanyol itu untuk bergabung dengan klub elit dari Eropa lainnya.

Hubungannya yang mulai kurang baik dengan pihak klub disinyalir menjadi latar belakang berkembangnya rumor itu. Lebih-lebih lagi manajemen klub berjulukan Los Blancos itu diisukan bernafsu untuk mendatangkan bintang Paris St. Germain, Neymar. Jika mantan bintang Barcelona itu datang, maka dia tidak akan lagi menjadi bintang Los Blancos.

Cristiano Ronaldo berkostum Juventus
(Foto: Istimewa)

Kabar tentang akan hengkangnya Ronaldo itu dihembuskan Jugones, sebuah program harian olahraga Spanyol. Josep Pedrerol, sang pemandu acara, mengatakan bahwa Real Madrid akan segera menerima uang dalam jumlah yang banyak.

“Ronaldo akan meninggalkan Real Madrid. Mereka akan menerima sebuah tawaran 100 juta euro,” tulis Pedrerol dalam akun media sosialnya.

Klub elit yang disebut-sebut bakal membeli Ronaldo adalah Juventus. Salah satu raksasa Liga Italia itu memang dikenal sangat suka mendatangkan para pemain bintang. Andrea Pirlo, Daniel Alves, Sami Khedira, dan Paulo Dybala adalah beberapa di antaranya. Kali ini, incaran mereka adalah Ronaldo.

“Striker kelahiran Madeira itu akan memiliki gaji sebesar di Madrid, tapi keputusan pindah ke Liga Italia didorong karena pemain Portugal itu menginginkan suasana baru dan tantangan baru.” Demikian bunyi laporan Jugones seperti dikutip AS.