fbpx
Olahraga

Luciano Moggi: Masalah Juventus Bukanlah Ronaldo

Cristiano Ronaldo dibeli Juventus
Cristiano Ronaldo (Foto: foot01.com)
165views
Waktu baca : 2 menit

Berita terkini Jelujur.com – Real Madrid, dilansir Marca, rupanya sangat serius untuk mempertimbangkan langkah melego Ronaldo ke klub lainnya. Ada beberapa klub yang menginginkan tanda tangan sang bintang. Selain Paris St. Germain, Manchester United dan Juventus juga masuk dalam perburuan tanda tangan sang pemain. Namun, dari ketiga klub itu, sang raksasa Serie A berpotensi besar untuk mendaratkan Ronaldo ke Turin.

Potensi transfer Ronaldo ke Juventus terbuka sangat lebar. Selain karena semakin renggangnya hubungannya dengan klub setelah klub berusaha mendatangkan Neymar dari Paris St. Germain, juga karena sang pemain ingin menikmati tantangan Liga Italia. Tambahan lagi, bintang yang dibeli dari Manchester United seharga 94 juta euro pada tahun 2009 lalu itu merasa bahwa eranya di Madrid sudah berakhir.

Striker kelahiran Madeira itu akan memiliki gaji sebesar di Madrid, tapi keputusan pindah ke Liga Italia didorong karena pemain Portugal itu menginginkan suasana baru dan tantangan baru.” Demikian bunyi laporan Jugones, program olahraga harian di Spanyol, seperti dikutip AS.

Cristiano Ronaldo dibeli Juventus
(Foto: Istimewa)

Benarkah Juventus akan mendatangkan Ronaldo? Luciano Moggi, mantan managing director Juventus, menilai bahwa pemain yang sudah mempersembahkan 4 trofi Liga Champions untuk Real Madrid itu bukanlah tipe pemain yang dibutuhkan Juventus saat ini.

“Itu membuat saya tertawa. Masalah Juve bukanlah Ronaldo, tapi di pertahanan dan gelandang. Bagi saya, mereka keliru jika mendatangkan Ronaldo dengan gaji 30 juta euro,” katanya kepada Sportitalia.

Ia sendiri sebenarnya punya kesempatan untuk mendatangkan Ronaldo ketika sang pemain masih kecil. Namun, rencana itu tidak terwujud karena tidak disetujui pemain lain.

“Semua orang harus ingat bahwa saya punya kesempatan membelinya sewaktu ia masih bocah. Namun, ketika itu, (Marcelo) Salas mengatakan tidak, maka itu tidak terwujud,” ungkapnya.