fbpx
Kecantikan & Kesehatan

Tren Baru: Memutihkan Miss V dengan Laser

Tren memutihkan vagina dengan laser
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
188views

Dalam beberapa bulan terakhir ini, banyak perempuan yang menjalani apa yang sejak awal tahun ini menjadi buah bibir: memutihkan vagina dengan laser. Sebuah treatment yang disebut-sebut bisa meningkatkan rasa percaya diri perempuan. Dan treatment itu lalu menjadi tren dalam dunia perawatan kecantikan.

Semuanya berawal dari tulisan Huda Kattan, seorang blogger, yang berjudul “Why Your Vagina Gets Dark and How to Lighten It”. Dalam artikel yang dipublikasikan pada awal tahun 2018 lalu, ia menjelaskan mengapa area vagina menjadi gelap dan membagikan cara-cara untuk memutihkannya.

Artikel itu kemudian dihapusnya karena banyaknya kritikan yang muncul. Namun, banyak perempuan yang tertarik dan mulai mencari klinik yang menyediakan treatment itu.

Tren memutihkan vagina dengan laser
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)

Di Filipina, seperti dilansir Daily Mail, banyak perempuan yang menjalani treatment itu. Mereka mengklaim bahwa hanya dengan satu kali perawatan, vagina mereka menjadi lebih kencang dan cerah. Biaya sekali perawatan sebesar £700 atau setara dengan Rp13 juta.

Menurut Dr. dr. I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK, dari D&I Skin Center, Denpasar, pemutihan vagina sudah umum dilakukan. Vagina diputihkan tidak melalui operasi, tetapi melalui penyinaran laser.  Dan sudah banyak perempuan Indonesia yang menjalani prosedur perawatan itu.

Baca :   Kamu Harus Tahu: Jengkol Lebih Efektif Membunuh Sel Kanker daripada Kemoterapi!

“Untuk memutihkan vagina yang lagi ngetren ini bukan dengan operasi, tapi dengan teknologi laser. Tindakan ini juga sudah banyak dilakukan di Indonesia,” jelasnya seperti dilansir detikHealth.

Tren memutihkan vagina dengan laser
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Prosedur ini tidak menyebabkan efek samping yang besar. Relatif kecil. Itu jika ditangani oleh dokter yang berkompeten dan dengan peralatan yang tepat.

“Efek samping umumnya minimal apabila dilakukan dengan baik dengan memperhatikan pemilihan panjang gelombang dan durasi sinar laser yang tepat. Karena tidak merupakan operasi besar, tindakan ini umumnya tidak membutuhkan waktu pemulihan khusus,” katanya.