fbpx
Kecantikan & Kesehatan

Selain Penambah Aroma Masakan, Daun Ini Juga Bermanfaat untuk Kesehatan

Foto: mccormickscienceinstitute.com
167views

Jika kamu pencinta kuliner, apalagi kuliner Italia, kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan daun basil. Daun ini umumnya disajikan di hidangan-hidangan Italia. Sensasi rasa yang ditimbulkannya akan menambah aroma masakan. Daun ini juga sering disajikan bersama tomat dalam saus pesto.

Kalau kamu masih belum tahu apa itu daun Basil, kamu pasti tahu daun kemangi, nah, basil dan kemangi merupakan kerabat dekat. Sama-sama termasuk tanaman rempah-rempah penyegar (tonikum) yang memiliki ciri khas pada aromanya.

Ilustrasi (Foto: healthline.com)

Antara daun basil dan daun kemangi memiliki sedikit perbedaan. Daun basil ini ternyata memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa, lho. Apa sajakah itu? berikut ulasannya:

Melawan tuberkulosis

Ilustrasi (Foto: shutterstock.com)

Dalam studi awal yang diterbitkan di BMC Complementary and Alternative Medicine, para ilmuwan menunjukkan bahwa ekstrak biji basil yang diteliti di laboratorium ternyata efektif terhadap bakteri penyebab tuberkulosis.

Melawan bakteri penyebab keracunan makanan

Minyak Atsiri (Foto: Istimewa)

Basil telah terbukti memiliki kualitas anti-infeksi yang sangat baik terhadap bakteri yang sering dikaitkan dengan keracunan makanan. Penelitian di jurnal Molekul menemukan bahwa minyak atsiri alami dalam basil bisa menghambat beberapa obat-resistan bakteri E. coli. E coli, dapat menginfeksi dari makanan yang terkontaminasi, menyebabkan kram, diare dan muntah-muntah.

Penyeimbang tekanan darah

Ilustrasi (Foto: activeseniors.net.au)

Menurut penelitian dari ahli botani terkenal dan penulis The Green Pharmacy, James Duke, basil mengandung enam senyawa alami yang dapat mengurangi tekanan darah tinggi, membuatnya menjadi komponen bagus untuk diet terutama bagi orang yang menderita kondisi tersebut.

Baca :   Ingat, Peegasm Itu Berbahaya

Pereda nyeri

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Eugenol adalah salah satu senyawa yang bermanfaat dalam basil yang mampu melawan rasa sakit dengan menekan produksi tubuh dari enzim siklooksigenase (COX). Mekanismenya serupa dengan yang digunakan oleh aspirin dan ibuprofen.

Pengusir kutil

Ilustrasi (Foto: incisozluk.com.tr)

Senyawa antiviral basil bekerja ketika daun dihancurkan kemudian ditempelkan pada kutil dan tutup dengan perban. Ganti kompres tersebut setiap hari selama 5 sampai 7 hari. Ulangi proses jika diperlukan.

Penyegar napas

Ilustrasi (Foto: hellodoktor.com)

Basil sangat ampuh menyegarkan napas. Cukup mengunyah daun basil segar atau minum secangkir teh basil, maka rasakan napas kamu yang segar.

Obat kanker

Ilustrasi (Foto: rd.com)

Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Medicine Reports menemukan bahwa ekstrak basil dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker ovarium.