fbpx
Kecantikan & Kesehatan

Penderita Diabetes, Ini Minuman Bergula yang Harus Kamu Hindari

Ilustrasi (Foto:onlymyhealth.com)
136views

Kesadaran masyarakat Indonesia mengonsumsi air putih meningkat. Berdasarkan publikasi yang dikeluarkan Liq.in atau European Joural of Nutrition pada 2018, masyarakat Indonesia semakin paham pentingnya manfaat air putih bagi kesehatan tubuh.

Dari data yang didapat Liq.in tersebut, sebanyak 78 persen anak, 79 persen remaja dan 72 persen dewasa dari total 3.644 partisipasi di Indonesia sudah tercukupi kebutuhan airnya. Dalam pemenuhan cairan tersebut, air putih merupakan kontributor total asupan cairan untuk seluruh umur (76 persen hingga 81 persen).

Ilustrasi (Foto: mnn.com)

Sayangnya, seiring dengan peningkatan tersebut, dibarengi pula meningkatnya konsumsi minuman bergula oleh masyarakat Indonesia. Data Liq.in menunjukkan bahwa sebanyak 24 persen anak, 41 persen remaja dan 33 persen dewasa mengonsumsi ≥ 1 porsi (250mL) minuman bergula per hari. Padahal, asupan gula berlebih bisa menimbulkan penyakit berbahaya.

Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga dapat terjangkit penyakit diabetes melitus. Pola makan yang buruk seperti konsumsi minuman manis menjadi salah satu faktor penyumbang risiko.

Ilustrasi (Foto: dailymail.co.uk)

Ahli Nutrisi dari Arizona State University, Amerika Serikat (AS), Prof Stavros A. Kavouras mengatakan bahwa asupan minuman bergula yang berlebihan dapat secara signifikan meningkatkan risiko obesitas, diabetes mellitus dan dapat menyebabkan penyakit lain seperti ginjal.

Cara mencegahnya, harus banyak minum air putih. Kamu juga harus menghindari minuman yang mengandung gula tinggi. Dilansir dari laman Health, berikut ini beberapa minuman manis yang patut kamu hindari.

Jus buah

Ilustrasi (Foto: medicalnewstoday.com)

Kandungan gula dalam jus buah kemasan memberi dampak negatif bagi tubuh, karena jumlah gula yang terkandung sangat tinggi. Satu gelas jus anggur kemasan mengandung 36 gram gula, tidak berbeda jauh dengan segelas soda lemon yang mengandung 44 gram gula.

Es teh manis

Baca :   Catat Ini: Rutin Bercinta dan Ejakulasi Turunkan Risiko Kanker Prostat
Ilustrasi (Foto: chowhound.com)

Satu gelas es teh manis, terutama teh manis kemasan, bisa mengandung hingga 30 gram gula.

Air kelapa aneka rasa 

Ilustrasi (Foto: Istimmewa)

Air kelapa kemasan yang memiliki rasa tambahan seperti “nanas” atau “mangga” mengandung gula tambahan hingga 30 gram per kemasan 16 ons.

Minuman berenergi

Ilustrasi (Foto: FamilyDoctor.org)

Minuman berenergi juga memiliki kandungan gula yang tinggi. Kemasan 8 ons bisa mengandung lebih dari 25 gram gula.

Minuman yogurt manis

Ilustrasi (Foto: shannondahlum)

Yogurt dengan rasa manis bisa mengandung hingga 26 gram gula. Belum lagi yogurt yang ditambah dengan pemanis tambahan seperti fruktosa dan potongan-potongan buah.

Susu yang berasal dari tumbuhan

Ilustrasi (Foto: yumsome.com)

Susu yang berasal dari tumbuhan seperti susu kedelai atau susu almond mengandung jumlah protein yang tinggi. Namun, satu gelas susu coklat yang berasa dari tumbuhan bisa mengandung jumlah gula yang sama dengan satu genggam kue.

Air tonik

Ilustrasi (Foto: aperitif.no)

Satu gelas air tonik mengandung 124 kalori dan 32 gram gula, yang setara dengan 8 sendok teh gula.

Minuman kopi

Ilustrasi (Foto: artmajeur.com)

Kopi yang diminum dengan tambahan krim, serbuk coklat dan susu memiliki dampak negatif melebihi manfaat positifnya. Satu gelas mocha frappuccino dari gerai kopi bahkan mengandung 61 gram gula.

Minuman olahraga

Ilustrasi (Foto: loudounsportstherapy.com)

Rata-rata minuman olahraga mengandung 50 gram gula.

Air mineral dengan tambahan rasa

Ilustrasi (Foto: healthline.com)

Satu botol kemasan air jenis ini bisa mengandung hingga 30 gram gula.