fbpx
Kecantikan & Kesehatan

3K, Cara Tepat Atasi Alergi pada Buah Hati

Ilustrasi (Foto: stylecraze.com)
106views

Angka kejadian dan risiko alergi pada anak, terutama terhadap makanan masih terus ada di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Data World Allergy Organization (WAO) dalam The WAO White Book on Allergy tahun 2013 menunjukkan bahwa angka prevalensi alergi mencapai 10 – 40 persen dari total populasi dunia. Di mana, 7,5 persen di antaranya adalah anak-anak yang memiliki alergi susu sapi.

Padahal, anak-anak yang masih dalam masa tumbuh kembang sangat membutuhkan protein sebagai salah satu komponen pemenuhan kebutuhan nutrisi dan kualitas kesehatan anak di masa depan. Pemahaman masyarakat, khususnya para orangtua seputar pencegahan dan penanganan alergi pada buah hati perlu di ditingkatkan lagi. Karena mengenali sejak dini gejala alergi dan cara mengatasinya menjadi modal penting orangtua dalam mengantisipasi kondisi yang akan terjadi pada buah hati.

Kampanye bertajuk “Bunda Tanggap Alergi” mengajak para bunda untuk melakukan gerakan 3K: kenali, konsultasikan, dan kendalikan (Foto: Istimewa)

Sebab itu, kegiatan edukasi dalam mengenali dan menangani alergi pada anak perlu dilakukan kepada orangtua. Dalam rangka mendukung World Allergy Week 2019, Sarihusada melalui brand SGM Eksplor Soya mengajak para orangtua untuk mengenali gejala dan cara mengatasi risiko alergi pada si kecil sejak dini. Program bertajuk “Bunda Tanggap Alergi” ini mengajak para bunda untuk melakukan gerakan 3K: kenali, konsultasikan, dan kendalikan.

“Kami juga menyediakan kanal informasi agar bunda bisa saling berbagi pengalaman, tes risiko dan gejala alergi, serta berkonsultasi dengan dokter spesialis alergi melalui www.alergianak.com. Kami percaya, seluruh anak Indonesia, dengan dan tanpa alergi, bisa berkembang dan bertumbuh menjadi generasi maju. Tentunya, dengan edukasi serta solusi nutrisi yang tepat,” terang Meutia Athaya, Brand Manager Allergy Care Sarihusada di Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Lewat alergianak.com orangtua bisa berdiskusi langsung dengan pakar terkait alergi pada anak (Foto: alergianak.com)

Agar masyarakat lebih teredukasi mengenai alergi dan cara penanganan yang tepat, Sarihusada juga mengadakan beberapa aktivasi yang mudah diakses. Pertama, kata Meutia, akan meluncurkan Facebook Page Soya untuk generasi maju. Di mana, para bunda bisa berbagi informasi mengenai alergi si kecil serta memperoleh informasi mengenai solusi nutrisi yang tepat bagi anak yang terkena alergi protein susu sapi.

Baca :   Perangi Diabetes dengan Cegah, Cegah dan Cegah

Kedua, sambung Meutia, melalui website www.alergianak.com, masyarakat bisa mengenali faktor risiko alergi anak dari riwayat keluarga, gejala awal alergi, cara mengatasi alergi, serta berdiskusi langsung dengan pakar terkait alergi pada anak. Ada juga MOBI health, yaitu program edukasi yang akan menjangkau para bunda di pelosok Pulau Jawa serta Sumatera.

Ilustrasi (Foto: tamans.com)

“Diharapkan dengan edukasi yang tepat dan tetap terpenuhinya kebutuhan gizi seimbang, si kecil tetap bisa tumbuh sehat dan berkembang menjadi pribadi yang tumbuh tinggi dan kuat, percaya diri, cerdas, kreatif, mandiri, dan supel,” kata Meutia.

Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2016, Sarihusada dengan kampanye “Bunda Tanggap Alergi” telah berhasil mengedukasi lebih dari 13 juta Ibu melalui website alergianak.com, seminar awam mengenai alergi di fasilitas kesehatan, serta menayangkan iklan layanan masyarakat. Sarihusada, kata Meutia, juga rutin melakukan edukasi tentang alergi ke para bidan melalui seminar, aktivitas Mini MOBI di lebih dari 10 ribu titik di Indonesia, serta edukasi melalui platform digital.