fbpx
Kecantikan & Kesehatan

Di Amerika, Mi Instan Menyebabkan 10 Ribu Luka pada Anak

Anak Amerika mengalami luka karena mi instan
Ilustrasi anak menangis (Foto: Istimewa)
155views

Siapa bilang hanya orang Indonesia yang suka makan mi instan? Orang Eropa dan Amerika juga suka makan mi. Bahkan mi instan ini menjadi salah satu makanan kesukaan anak-anak di Amerika.

Masalahnya adalah sebagian besar anak itu mengalami luka karena mi instan. Itulah hasil penelitian yang dilakukan para ahli gizi di Amerika Serikat. Kesimpulan itu diambil setelah mereka melakukan penelitian terhadap anak yang makan mi, ramen, atau sup.

“Saya pikir selama ini orang berasumsi sup itu aman, tapi faktanya tidak,” kata Courtney Allen, ahli pediatri dari Emory University, pemimpin penelitian ini seperti dikutip dari CNN.

Anak Amerika mengalami luka karena mi instan
Ilustrasi (Foto: Orami)

Para peneliti menganalisis data lebih dari 4.500 luka pada anak berusia 4—12 tahun dalam periode 11 tahun. Data itu diambil dari National Electronic Injury Surveillance System. Ternyata luka-luka itu timbul bukan karena bahan-bahan yang terkandung di dalam mi instan, melainkan karena keteledoran anak sendiri.

Para peneliti menemukan bahwa terdapat 972 cedera berhubungan dengan produk mi instan di microwave atau 21,5% dari total sampel. Mereka memperkirakan bahwa pada setiap tahun, mi instan menyebabkan 10 ribu luka pada anak di Amerika Serikat.

Anak Amerika mengalami luka karena mi instan
(Foto: journal.sociolla.com)

Dari hasil penelitian yang kemudian dipresentasikan dalam American Academy of Pediatrics National Conference ini, para peneliti juga mengetahui bahwa lebih dari 90% anak yang harus dibawa ke unit gawat darurat karena kulit mereka terbakar. Beberapa anak bahkan harus menjalani rawat inap hingga dioperasi. Sebagian besar luka terjadi pada tubuh bagian bahu hingga paha. Dan itu terjadi pada anak berusia 4-7 tahun.

Baca :   Ingat, Peegasm Itu Berbahaya

Dugaan yang muncul adalah bahwa luka terjadi karena mi instan panas yang tumpah dengan mengenai tubuh mereka. Hasil penelitian itu pun diamine David Greenhalg, kepala bagian yang menangani luka di Shriners Hospitals for Children, Northern California. Dia mengatakan bahwa dia menemukan banyak kasus luka bakar pada anak karena mi instan.

“Mereka menumpahkannya dan mengenai tubuh mereka. Mereka datang ke rumah sakit dan kami mesti memberi tahu orang tuanya cara merawat luka. Beberapa juga perlu operasi. Saya tidak terkejut dengan hasil penelitian ini,” katanya.

Anak Amerika mengalami luka karena mi instan
(Foto: journal.sociolla.com)

Para peneliti menghimbau orang tua untuk mengawasi putra-putri mereka ketika sedang membuat atau makan mi instan.

“Jika Anda tetap ingin anak memanaskan, membawa dan mengonsumsi produk instan itu, Anda mesti mengawasinya,” kata Allen.