Wednesday, June 20, 2018
Mode

Kate Spade Mengakhiri Hidupnya Setelah Bertahun-tahun Depresi dan Panik

Kate Spade depresi dan panik bertahun-tahun
Kate Spade dan suaminya (Foto: Matthew Peyton/Getty Images/AFP))
24views

Kate Spade gantung diri di apartemennya di Upper East Side, Manhattan, Amerika Serikat, Selasa (5/6) lalu. Jasad pemilik brand Kate Spade itu pertama kali ditemukan oleh asisten rumah tangganya.

Polisi menduga kuat bahwa Kate memutuskan untuk gantung diri karena sudah tidak tahan menghadapi masalah rumah tangganya. Faktor pemicu itu tersirat disebut Kate dalam surat yang ditulisnya untuk putrinya, Frances Beatrix Spade. Ia meminta putrinya untuk tidak menyalahkan diri atas apa yang akan dilakukannya.

“Bea, aku selalu mencintaimu. Ini bukan salahmu. Tanya Ayah!”

Kate Spade depresi dan panik bertahun-tahun
Jenazah Kate dibawa polisi untuk dilakukan penelitian lebih lanjut (Foto: AP Photo/Bebeto Matthews)

Tidak lama setelah berita tentang kematian istrinya tersebar luas, Andy Spade memberikan pernyataan resmi seperti dikutip oleh E! News.

“Kate adalah wanita tercantik di dunia. Dia adalah orang terbaik yang pernah saya kenal dan sahabat saya selama 35 tahun. Saya dan putri saya sangat hancur atas kehilangannya dan tidak bisa membayangkan hidup tanpa dia. Hati kami amat hancur dan sudah merindukannya,” katanya.

Ia tidak menyangka bahwa istrinya mengambil langkah itu setelah selama bertahun-tahun mengalami depresi dan kepanikan.

“Dia aktif mencari bantuan dan bekerja secara dekat dengan dokternya agar sembuh dari penyakitnya, penyakit yang merenggut banyak nyawa. Kami berkontak dengannya pada malam sebelum [kematiannya] dan dia terdengar bahagia. Tidak ada indikasi atau peringatan bahwa dia akan melakukan ini [bunuh diri]. Ini benar-benar suatu kejutan. Dan ini jelas bukan dirinya. Ada iblis-iblis dalam diri yang dilawannya selama ini.”

Kate Spade depresi dan panik bertahun-tahun
Kate Spade (Foto: racked.com)

Selama 10 bulan belakangan ini, ia dan Kate hidup terpisah. Namun, tempat tinggal mereka tidak berjauhan. Mereka hanya terpisah beberapa blok.

“Bea hidup dengan kami berdua dan kami saling bertemu atau berbincang setiap hari. Kami sering makan bersama dan berlibur bersama sebagai sebuah keluarga.”

Apa yang membuat mereka berpisah tidak ia ungkapkan secara jelas. Ia hanya mengungkapkan bahwa status mereka masih sah sebagai suami-istri di mata hukum.

“Kami berpisah tidak secara legal dan bahkan tidak pernah berdiskusi soal perceraian. Kami adalah sahabat yang mencoba untuk menyelesaikan permasalahan kami dengan cara terbaik yang kami tahu. Kami bersama selama 35 tahun. Kami sangat mencintai satu sama lain dan sederhananya membutuhkan waktu untuk istirahat [dari hubungan suami istri].”

Kate Spade depresi dan panik bertahun-tahun
Kate dan koleksi tas rancangannya (Foto: People)

Mereka memang sudah berpisah rumah selama 10 bulan belakangan ini. Namun, mereka berusaha untuk selalu meluangkan waktu untuk putri mereka.  Saat ini, yang menjadi prioritasnya adalah putri mereka. Ia mengutuk media yang sudah menyebarkan pesan terakhir mendiang istrinya kepada putrinya.

“Saya belum menemukan catatan apa pun yang ditinggalkan dan saya ngeri bahwa sebuah pesan privat untuk putri saya telah secara kejam disebarkan oleh media. Perhatian utama saya adalah Bea dan melindungi privasinya karena dia harus menghadapi kehancuran yang tak terbayangkan atas kehilangan ibunya. Kate sangat menyayangi Bea.”