Makanan

Kata Penelitian, Makan Makanan Pedas Bisa Bikin Hidup Lebih Lama

Makanan pedas bisa bikin umur panjang
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
83views
Waktu baca : 2 menit

Ada beberapa jenis masakan khas Indonesia yang sangat disukai orang Eropa. Namun, ada juga makanan yang dihindari. Yang pertama adalah makanan yang bersantan. Pada umumnya, orang Eropa tidak suka makanan bersantan. Itulah mengapa, para chef di hotel bertaraf internasional harus sebisa mungkin menghindari menu bersantan.

Yang kedua adalah makanan pedas. Hingga saat ini, banyak orang Eropa masih heran mengapa orang Indonesia suka makanan pedas. Mereka heran melihat orang Indonesia berkeringat ketika makan.

Makanan pedas bisa bikin umur panjang
Ilustrasi bule makan cabai (Foto: Istimewa)

Mengapa orang Indonesia suka masakan pedas? Tidak ada jawaban yang pasti. Jawaban yang mungkin paling masuk akal adalah karena tradisi. Sudah sejak dulu nenek moyang kita suka masakan pedas. Dan resep masakan itu kemudian diturunkan dari generasi ke generasi.

Jawaban lain diberikan oleh sains. Menurut Dr. Michael Mosley, pembawa acara sains untuk BBC, cabai disukai manusia karena capsaicin yang terkandung di dalamnya mampu memicu keluarnya hormon tertentu. Rasa pedas yang muncul ketika capsaicin bertemu dengan reseptor TRPV1 di mulut membuat otak melepaskan adrenalin dan endorfin.

“Ini seperti sebuah aktivitas mencari ketegangan; memberi umpan stimulasi untuk otak kita,” katanya.

Makanan pedas bisa bikin umur panjang
Cabai merah (Foto: Thinkstock)

Jika dilihat dalam perspektif evolusi tumbuhan, sambungnya, cabai sebenarnya “lebih suka” buahnya dimakan oleh burung agar biji-bijinya bisa tersebar jauh. Itulah mengapa capsaicin menjadi sistem pertahanannya terhadap hewan mamalia yang memiliki reseptor TRPV1. Burung diketahui tidak memiliki reseptor TRPV1, sehingga tidak merasa pedas.

Umur panjang
Sejauh ini, para ilmuwan sudah melakukan banyak penelitian untuk melihat apa dan bagaimana pengaruh capsaicin terhadap kesehatan manusia. Dari berbagai penelitian itu, para ilmuwan menemukan fakta bahwa capsaicin dapat menyehatkan jantung. Capsaicin merangsang sistem kardiovaskular untuk menurunkan tekanan darah dan tingkat kolesterol.

Hasil penelitian itu dikuatkan oleh hasil penelitian yang dilakukan para ilmuwan dari Chinese Academy of Medical Sciences. Dilansir CNN, para peneliti mengumpulkan data pada tahun 2004—2008 untuk menganalisa hampir setengah juta orang Tiongkok yang suka mengonsumsi makanan pedas. Orang-orang itu dikumpulkan dari 10 daerah yang berbeda. Mereka tidak memiliki riwayat penyakit kanker, jantung, dan stroke.

Makanan pedas bisa bikin umur panjang
Salah satu menu masakan pedas (Foto: Istimewa)

Sepanjang periode penelitian itu, 20.224 orang meninggal dunia. Dari fakta itu terlihat jelas bahwa orang yang gemar mengonsumsi makanan pedas 6—7 kali dalam seminggu memiliki risiko kematian prematur lebih rendah 14% daripada orang yang mengonsumsi kurang dari satu kali makanan pedas dalam seminggu.

“Terdapat akumulasi bukti yang memperlihatkan bahwa mengonsumsi makanan pedas dapat berdampak baik pada kesehatan tubuh kita,” kata Lu Qi, seorang anggota asosiasi profesor di Harvard School of Public Health.