Kecantikan & Kesehatan

Jangan Lagi Anggap Remeh Kesepian! Bahaya!!

Bahaya kesepian untuk kesehatan
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
136views
Waktu baca : 2 menit

Para ahli kesehatan dan ilmuwan memberikan peringatan kepada dunia. Kesepian tidak boleh dianggap remeh. Saat ini, dunia sedang menghadapi epidemi kesepian.

Data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan jumlah orang yang menderita kesepian dari tahun ke tahun. Di Amerika Serikat, misalnya. Pada tahun 2010 lalu, sekitar 40% warga Amerika mengaku sering merasa kesepian. Jumlah itu sebenarnya naik 20% dari tahun 1980-an. Di Australia, 1 dari 3 orang pasti merasa kesepian. Sementara di Jepang, kodokushi (mati dalam kesendirian), menjadi masalah besar.

Bahaya kesepian untuk kesehatan
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

“Ada bukti kuat bahwa isolasi sosial dan kesepian meningkatkan risiko kematian dini secara signifikan. Dan besarnya risiko melebihi banyak indikator kesehatan lainnya,” kata Julianne Holt-Lunstad, psikolog dari Brigham Young University.

Baru-baru ini, sebuah penelitian lain, seperti dilaporkan Cigna, dilakukan untuk melihat sejauh mana efek buruk kesepian terhadap kesehatan. Setengah dari 20 ribu orang yang diteliti mengaku bahwa mereka sering dan bahkan selalu merasa kesepian. Dan kesepian itu berdampak buruk pada kesehatan jantung.

Bahaya kesepian untuk kesehatan
Ilustrasi (Foto: iStock)

Dari penelitian itu diketahui bahwa kesepian ternyata tidak hanya berhubungan dengan kejiwaan, tetapi juga kesehatan fisik. Kesepian bisa membuat seseorang mengalami depresi. Dan depresi ini memicu orang untuk mengambil langkah singkat: bunuh diri.