fbpx
Jalan-Jalan

Yuk, Main ke Sukabumi! Destinasi Wisatanya Tak Kalah dari Luar Negeri

Curug Puncakmanik (Foto: ciletuhpalabuhanratugeopark.org)
126views

Satu-satunya destinasi wisata di Jawa Barat yang diakui dunia adalah Geopark Ciletuh Palabuhanratu (GCP) di Sukabumi, Jawa Barat. GCP resmi mendapatkan predikat UNESCO Global Geopark (UGG) setelah ditetapkan pada sidang Executive Board Unesco ke 204, Komisi Programme and External Relations, pada12 April 2018 di Paris, Perancis.

Pertimbangan UNESCO mengakui Ciletuh sebagai geopark dunia, bukan tanpa alasan. Sejak penilaian pada awal Agustus 2017, Ciletuh memiliki poin yang bagus di setiap kriteria standar geopark dunia. Keindahan alamnya lengkap. Ada landscape, gunung, air terjun, sawah, ladang, dan berujung di muara sungai ke laut.

Curug Cimarinjung (Foto: ciletuhpalabuhanratugeopark.org)

Geopark Ciletuh juga dikelilingi hamparan alluvial dengan batuan unik dan pemandangan yang indah. Di sisi lain, tak hanya perbukitan batuan, Ciletuh juga punya pantai dengan ombak yang disukai para peselancar dunia. Ombak tersebut dapat dinikmati di Pantai Cimaja. Pantai ini sering terpilih sebagai lokasi lomba surfing berskala internasional.

Di satu kawasan, kamu bisa melihat pemandangan alam berupa aneka macam curug. Ada juga Pantai Plangpang dengan pemandangan Curug Cimarinjung, Bukit Panenjoan, Puncak Darma, dan masih banyak lagi. Satu hari rasanya tidak akan cukup untuk menikmati kawasan Geopark ini.

Bentang Alam dari Cikalapa (Foto: ciletuhpalabuhanratugeopark.org)

Dari sisi budaya, kawasan seluas 126.100 hektare ini juga kental dengan nuansa Sunda-nya. Jadi, selain dapat mempelajari adat dan budayanya saja, di Geopark Ciletuh, kamu juga bisa menikmati beragam objek wisata eksotis.

Kawasan Geopark Ciletuh meliputi 74 desa dalam 8 kecamatan yang terbagi menjadi tiga area, yakni Geoarea Ciletuh, Geoarea Simpenan, dan Geoarea Cisolok. Tersebar 50 objek wisata yang bisa kamu jelajahi. Bentang alam Ciletuh didominasi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi. Di antara tebing-tebing itu terdapat sembilan air terjun yang mengalir deras. Yang populer di antaranya adalah Curug Cimarinjung, Curug Cikanteh, dan Curug Awang.

Baca :   Eksotisme Pulau Alor; Surga Tersembunyi di Timur Indonesia
Curug Awang (Foto: ciletuhpalabuhanratugeopark.org)

Dengan lanskap alam yang variatif, tak heran jika Geopark Ciletuh juga memiliki kekayaan biodiversitas. Kekayaan flora dan fauna Ciletuh dijaga dalam 5 situs konservasi yang dikelola dengan baik. Situs konservasi itu berupa hutan primer dan sekunder, yakni Cagar Alam Cibanteng, Tangkubanperahu, Suaka Margasatwa Cikepuh, Taman Wisata Alam Sukawayana, dan Konservasi Penyu Hijau.

Geopark Ciletuh juga memiliki garis pantai yang cukup panjang. Jika dihitung, ada 11 pantai yang tersebar di sana. Kebanyakan pantainya berpasir putih. Namun, ada pula pantai yang didominasi batuan, sehingga tidak aman disinggahi perahu. Pantai-pantai yang terkenal di antaranya adalah Pantai Ombaktujuh, Batununggul, dan Palangpang. Sedangkan pantai yang jadi tempat bertelur penyu hijau adalah Pantai Cibulakan, Pantai Citirem, dan Pantai Pangumbahan.