fbpx
Jalan-Jalan

Kerta Gosa, Wisata Sejarah Sarat Makna yang Mendunia

Foto: kintamani.id
64views
Waktu baca : 2 menit

Objek Wisata Kerta Gosa memiliki nilai sejarah yang sangat kental untuk di ketahui. Dari masa pemerintahan raja Klungkung sampai masa penjajahan Jepang di Indonesia, khususnya di Bali. Sebagai bekas kerajaan, Klungkung memang memiliki banyak peninggalan yang menjadi objek wisata. Salah satunya Kerta Gosa. Lokasi bangunan ini terletak di tengah-tengah jantung kota Klungkung, berdekatan dengan Puri Agung Klungkung.

Bangunan Kerta Gosa bagian dari komplek bangunan kerajaan Klungkung, yang dibangun tahun 1686 oleh pemegang kekuasaan pertama yaitu Ida I Dewa Agung Jambe. Bale Kerta Gosa juga pernah berfungsi sebagai tempat sidang pengadilan pada masa penjajahan kolonial Belanda (1908-1942) dan pada masa penjajahan Jepang
(1043-1945).

Dulu, fungsi dari Bale Kerta Gosa adalah tempat diskusi mengenai situasi keamanan, keadilan dan kemakmuran wilayah kerajaan Bali, juga sebagai tempat pengadilan di Bali. Dikutip dari klungkungkab.go.id, Kerta Gosa adalah bangunan terbuka (bale), bagian dari kompleks Puri Semarapura yang telah direnovasi dan dilestarikan oleh pemerintah. Suasana kerajaan sangat terasa di tempat ini, semua tertata rapih dan bersih.

Foto: youtube

Kerta Gosa terdiri dari dua buah bangunan, yaitu Bale Kerta Gosa dan Bale Kambang. Fungsi dari kedua bangunan terkait dengan fungsi pendidikan lewat lukisan-lukisan wayang. Daya tarik taman Kerta Gosa adalah arsitektur bangunan yang mencirikan arsitektur khas Bali abad 17.

Keindahan arsitektur terutama terlihat pada bangunan Bale Kambang, yang dikelilingi kolam yang disebut Taman Gili. Karena terdapat kolam mengelilingi Bale Kambang, maka untuk dapat memasukai area bangunan Bale Kambang, pengunjung akan melewati jembatan dari batu-bata.

Keunikan dari bangunan Bale Kambang dan Bale Kerta Gosa, ada pada langit-langit atap bangunan. Terdapat lukisan Wayang yang mengambarkan kasus yang disidangkan, serta jenis hukuman yang akan diterima jika melakukan kesalahan. Lukisan Wayang tersebut juga menceritakan hukum Karma Pahala. Hukum sebab akibat dari baik buruknya perbuatan manusia yang dilakukan semasa hidupnya.

Foto: wisataq.com

Lukisan Wayang juga menggambarkan penjelmaan kembali manusia ke dunia untuk menebus dosa dari perbuatannya (reinkarnasi). Lukisan-lukisan wayang yang ada di langit-langi bangunan Kerta Gosa merupakan hasil karya klasik gaya seni wayang Kamasan. Sampai sekarang, Desa Kamasan masih melestarikan gaya seni lukis
tradisional ini.

Daya tarik lainnya adalah ornamen ukiran-ukirannya yang indah dan mengagumkan. Terdapat pula sebuah museum yang tak kalah ramai dikunjungi wisatawan. Museum ini menyimpan benda bersejarah peninggalan kerajaan Klungkung, dan benda yang digunakan oleh pengadilan adat tradisional Bali pada jaman dulu.

Kerta Gosa sudah terkenal hingga ke mancanegara sehingga mampu menarik wisatawan asing setiap harinya. Wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung akan dikenakan biaya tiket masuk Rp12.000 per orang. Sudah termasuk sarung dan selendang yang akan dipakai sebelum memasuki areal taman Kerta Gosa.

Lokasi objek wisata Kerta Gosa kira-kira 40 km ke arah timur dari Denpasar. Tepat berada di depan kantor Bupati Kabupaten Klungkung. Anda bisa sewa mobil di Bali. Jika dari bandara, ambil jurusan ke Timur lewat jalan Ida Bagus Mantra, lalu belok ke Utara menuju pusat kota.

Facebook Comments