fbpx
Jalan-Jalan

Inilah Hotel Bawah Laut Pertama di Dunia

Hotel bawah laut pertama di dunia
Salah satu ruangan di dalam hotel The Murka (Foto: My Fash Diary)
356views

Tidak ada yang tidak mungkin di dunia. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat apa yang dulu dianggap sangat tidak mungkin dilakukan menjadi sangat mungkin. Salah satunya adalah tidur dan makan di bawah laut.

Pada November ini, sebuah hotel bawah air resmi dibuka. Hotel yang terletak di Maladewa itu diberi nama The Muraka. Dalam bahasa Maladewa, “muraka” berarti karang. Hotel itu punya sejumlah kamar yang terletak 5 m di bawah laut.

Hotel bawah laut pertama di dunia
The Muraka dirancang dan dibuat di Singapura (Foto: Justin Nicholas)

Dilansir dari crowncompany.com, hotel bawah air pertama di dunia itu dikelola oleh The Conrad Maldives Rangli Island. Hotel ini punya 2 tingkat. Satu di atas laut dan satu di bawah laut.

Menginap di hotel ini bisa jadi merupakan pengalaman paling unik dan tak akan dilupakan para wisatawan. Mengapa tidak, mereka tidur di dalam kamar beratap laut biru. Berbaring sambil menikmati aneka binatang laut yang berkeriapan. Hanya kaca transparan yang membatasi mereka dengan aneka terumbu karang yang indah.

Hotel bawah laut pertama di dunia
Kamar tidur (Foto: conradmaldives.com)

Di lantai 1 hotel ini terdapat restoran dan underwater spa. Sementara di tingkat atasnya terdapat gym pribadi, bar, dan kolam renang yang berhadapan dengan lautan.

Baca :   Yuk, Main ke Sukabumi! Destinasi Wisatanya Tak Kalah dari Luar Negeri

Pihak The Conrad Maldives Rangli Island mengatakan bahwa selama proses pembangunan hotel ini, tidak ada karang ataupun koral yang rusak atau dihancurkan. Hotel ini dirancang dan dibangun di Singapura. Setelah jadi, hotel dibawa dengan kapal khusus ke Maladewa. Kamar untuk lantai 1 diturunkan ke dalam air dan dipaku dengan tiang beton. Semua proses dilakukan dengan hati-hati untuk menjaga kehidupan ekosistem bawah laut.

Hotel bawah laut pertama di dunia
(Foto: conradmaldives.com)

Untuk menginap di hotel ini, wisatawan harus menyiapkan uang sekitar Rp3 miliar. Mengapa? Karena harga menginap per malam sebesar US$50.000 atau setara dengan Rp750 juta. Dan harus menginap minimal 4 malam. Itu berarti wisatawan harus menyiapkan uang sebesar US$200 ribu atau setara dengan Rp3 miliar. Harga itu sudah mencakup tarif koki pribadi untuk semua jenis makanan dan harga sewa kapal pribadi.