Gaya Hidup

Ini Dia Sejarah Seruan “Oh, My God”

Sejarah Oh My God
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
53views

Siapa yang tidak tahu atau tidak pernah mendengar seruan “Oh, My God”? Hampir semua orang mendengar klausa itu. Juga ikut menyerukannya sebagai ekspresi atas kekagetan, kekaguman, dan keheranan.

Kata-kata ini mulai populer diucapkan sejak awal tahun 2000-an. Saking populernya, tak hanya penutur bahasa Inggris yang menyerukan klausa itu, tetapi juga penutur bahasa lain. Di Indonesia, klausa itu tidak lagi menjadi klausa asing.

Belakangan ini, klausa itu tidak lagi diucapkan secara lengkap, tetapi disingkat. OMG (dibaca: oh, em, ji). Dan singkatan ini pun menjadi sangat populer. Bahkan anak-anak pun ikut menyerukan singkatan itu.

Sejarah Oh My God
John Arbuthnot “Jacky” Fisher (Foto: npg.org.uk)

Yang menjadi pertanyaan adalah sejak kapan klausa itu muncul? Siapa yang menyebutnya untuk pertama kali? Lalu arti seruan itu sendiri apa?

Dilansir dari huffingtonpost.com, klausa itu muncul untuk pertama kalinya pada tahun 1917. Klausa itu ada di dalam surat yang dikirimkan John Arbuthnot “Jacky” Fisher, seorang laksamana angkatan laut Inggris, kepada Winston Churchill yang ketika itu menjabat sebagai Minister of Munitions selama Perang Dunia I.

“I hear that a new order of Knighthood is on the tapia-O.M.G (Oh! My God!)—shower it on the Admiralty!” demikian tulisnya.

Sejarah Oh My God
Surat (Foto: Istimewa)

Sejarah mencatat bahwa surat itu ditulisnya pada 9 September 1917. Ketika menulis surat itu, ia berusia 75 tahun. Konon, ia tidak tahu apa yang ia maksudkan dengan “Oh! My God!” itu.

Setelah surat itu ditemukan dan tersebar, klausa itu menyebar. Namun, tidak benar-benar populer sampai pada tahun 1990-an. Baru ketika internet berkembang pesat, klausa itu menyebar tak tertahankan.