Teknologi

Ini Dia Sejarah Bluetooth

Sejarah Bluetooth
Ilustrasi (Foto: google)
84views
Waktu baca : 2 menit

Berita terkini Jelujur.com – Bluetooth telah memudahkan kita melakukan begitu banyak hal. Melakukannya dengan begitu mudah. Kita bisa melakukan proses tukar-menukar informasi dan data tanpa perlu repot-repot menarik kabel.

Bluetooth dapat menciptakan sebuah Personal Area Network (PAN) dengan tingkat keamanan tinggi melalui sebuah perangkat mobile. Pada tahun 1994, Ericsson, sebuah perusahaan multinasional yang didirikan pada tahun 1876, menciptakan perangkat nirkabel ini untuk menggantikan teknologi infra merah yang dianggap kurang memadai.

Sejarah Bluetooth
Raja Harald Blatand (Foto: Pinterest)

Pada tahun 1998, teknologi nirkabel ini dikembangkan dan dikelola oleh beberapa perusahaan lain selain Ericsson, yaitu Nokia, IBM, Toshiba, dan Intel. Kolaborasi ini mereka beri nama Bluetooth Special Interest Group (BSIG). Berkat kolaborasi ini, Bluetooth berkembang sangat pesat.

Mengapa produk teknologi nirkabel ini disebut “Bluetooth”? Dari mana kata itu diambil? Siapa yang mengusulkan nama itu?

Sejarah Bluetooth
Hagall (Foto: Google)

Sejarah mencatat bahwa kata “Bluetooth” diambil dari nama seorang raja yang hidup pada akhir abad ke-10 di Denmark. Namanya Harald Blatand. Di Inggris, raja ini malah dipanggil Harald Bluetooth. Konon, sang raja dipanggil demikian karena giginya berwarna biru. Raja bergigi biru ini tidak menggunakan kekerasan, tetapi berkomunikasi secara efektif dengan rakyatnya. Dia berhasil menyatukan suku-suku yang dulu selalu berperang, termasuk wilayah yang saat ini bernama Norwegia dan Swedia. Wilayah Scania di Swedia, tempat “Bluetooth” ini ditemukan, adalah daerah kekuasaannya.

Sejarah Bluetooth
Berkanan (Foto: Google)

Pada tahun 1997, nama Raja Harald Bluetooth diusulkan oleh Jim Kardach dari Intel untuk menjadi nama produk teknologi yang dapat menghubungkan satu perangkat dengan perangkat lainnya itu. Ketika itu, ia sedang membaca sebuah novel karya Frans G. Bengtsson yang berjudul The Long Ships. Novel sejarah itu bercerita tentang bangsa Viking dan Raja Harald Bluetooth.

Sejarah Bluetooth
Bluetooth (Foto: Google)

Jim memilih nama sang raja karena merasa bahwa produk teknologi yang diciptakan itu dapat “menyatukan” dan menghubungkan berbagai perangkat teknologi komunikasi. Persis seperti sang raja yang dapat menyatukan berbagai suku. Sebagai bentuk pengakuan dan hormat, logo Bluetooth diambil dari inisial sang raja, yaitu dengan menyatukan huruf Jerman yang analog dengan huruf H (Hagall) dan B (Blatand).