fbpx
Ilmu Pengetahuan

Dua Planet Ini Bakal Tampak Berpasangan pada Valentine’s Day

Planet berpasangan pada Valentine's Day 2019
Planet Mars (Foto: NASA)
92views

Tiga hari lagi menjelang Valentine’s Day. Hari yang ditunggu-tunggu sebagian besar warga dunia. Hari yang dirayakan dengan kegembiraan dan harapan oleh pasangan muda. Mereka menyebutnya hari perayaan cinta.

Pada hari itu, sebuah fenomena alam terjadi. Dua planet akan tampak berpasangan di langit. Kedua planet itu adalah Mars dan Uranus.

Planet berpasangan pada Valentine's Day 2019
Planet Uranus (Foto: bbc.com)

“Posisinya agak ke barat setelah matahari terbenam,” kata Avivah Yamani, penggiat astronomi di komunitas Langit Selatan Bandung, Senin (11/2) ini, seperti dilansir Tempo.co.

Kedua planet itu dapat diamati berpasangan di langit dengan jarak 1,2 derajat di rasi Aries. Tingkat kejelasan Mars hingga 1 magnitudo dan 5,8 magnitudo untuk Uranus. Bisa diamati sampai pukul 22.00 WIB.  Namun, keduanya harus diamati dengan teleskop.

“Uranus agak susah dilihat karena redup,” imbuhnya.

Planet berpasangan pada Valentine's Day 2019
Planet Venus (Foto: scienceabc.com)

Fenomena lainnya yang terjadi selama Februari ini, seperti dilansir dari laman Langit Selatan, adalah bisa planet Venus, Jupiter, dan Saturnus sebelum fajar menyingsing. Planet-planet itu bakal tampak segaris di langit bersama Antares, bintang superraksasa merah di rasi bintang Scorpio dalam galaksi Bima Sakti.

Pada 25 Februari nanti, planet Merkurius yang bergerak mengelilingi matahari dalam lintasan elips akan berada di titik terdekat dengan Matahari. Jaraknya sekitar 0,31 AU atau 46,5 juta kilometer dari Matahari. Dan pertengahan Februari menjadi waktu terbaik untuk menikmati keindahan langit malam saat bulan menuju fase baru. Galaksi Bimasakti dapat diamati dari Bumi; posisinya membentang dari tenggara ke barat laut.

Baca :   Seratus Tahun Lagi, Wajah Bumi Ini Akan Benar-Benar Asing
Planet berpasangan pada Valentine's Day 2019
Galaksi Bima Sakti (Foto: NASA)

Pada akhir bulan ini, tepatnya pada 26—28 Februari, akan digelar kampanye Langit Gelap. Kampanye ini digelar untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya langit gelap dan efek dari polusi cahaya. Masyarakat diajak untuk mengamati rasi bintang yang sudah ditentukan dari berbagai lokasi untuk mengenali bintang dalam rasi itu. Berapa banyak bintang yang bisa dikenali akan menjadi indikasi tingkat polusi cahaya di suatu area.