fbpx
Kecantikan & Kesehatan

Hati-Hati, Anak-Anak Sangat Rentan Terhadap Pneumonia!

Anak-anak bisa terserang pneumonia
Ilustrasi (Foto: India Times)
92views
Waktu baca : 3 menit

Pekan lalu, Ronaldo Luiz Nazario de Lima menikmati liburan di Ibiza, Spanyol. Namun, rupanya liburan legenda sepak bola Brasil itu tidak berjalan baik. Pada Jumat (10/11) malam, seperti dilansir bbc.com, ia dilarikan ke Rumah Sakit Can Misses karena mengalami pneumonia (radang paru-paru).

Mantan pemain Barcelona, Real Madrid, dan Intermilan, dan AC Milan itu kemudian meminta untuk dipindahkan ke Clinica Nuestra Senora del Rosario. Setelah menjalani perawatan intensif selama dua hari, keadaannya mulai membaik. Namun, belum diketahui kapan ia akan keluar dari rumah sakit.

Anak-anak bisa terserang pneumonia
Ronaldo (Foto: gool24.net)

Penanganan yang cepat dan intensif membuat keadaan Ronaldo cepat membaik. Namun, ia harus tetap waspada karena infeksi itu bisa kambuh. Apalagi jika ia melakukan kontak langsung dengan orang yang terinfeksi bakteri penyebab radang itu.

Penyebab kematian tertinggi
Dilansir alodokter.com, pneumonia disebut juga paru-paru basah. Sering juga disebut bronkopneumonia, pneumonia lobular, dan pneumonia bilateral. Itu adalah infeksi yang memicu inflamasi pada kantong-kantong udara di salah satu atau kedua paru-paru. Kantong-kantong udara kecil di ujung saluran pernapasan dalam paru-paru akan membengkak dan dipenuhi cairan.

Anak-anak bisa terserang pneumonia
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Pneumonia ini disebabkan oleh berbagai mikroorganisme. Biasanya yang paling sering menjadi penyebab, seperti dilansir klikdokter.com, adalah bakteri. Sebut saja S. pneumonia, H. influenza, S. aureus, P. aeruginosa, M. tuberculosis, M. kansasii, dan sebagainya. Dapat juga disebabkan oleh jamur seperti P. carinii, C. neoformans, H. capsulatum, C. immitis, dan virus (CMV, herpes simpleks).

Gejala-gejala yang muncul setelah seseorang terserang infeksi ini adalah batuk, demam, dan kesulitan bernapas. Biasanya napas cepat, terengah-engah, dan pendek. Gejala lainnya adalah nafsu makan menurun, mual, muntah, diare, hingga kelelahan.

Anak-anak bisa terserang pneumonia
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Penyakit ini tidak hanya menyerang orang dewasa. Anak-anak juga sangat rentan terhadap penyakit ini. Bahkan pneumonia dicatat sebagai salah satu penyebab kematian anak-anak tertinggi di dunia.

Menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO), pneumonia ini 15% dari seluruh kematian anak-anak di bawah usia 5 tahun. Pada tahun 2015, terdapat lebih dari 900.000 orang anak yang meninggal akibat pneumonia. Di Indonesia, pneumonia diperkirakan telah merenggut sekitar 25.000 jiwa balita pada tahun 2013 lalu.

Anak-anak bisa terserang pneumonia
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)

Apa yang harus kamu lakukan agar putra-putrimu terhindar dari penyakit mematikan ini? Ada beberapa langkah praktis yang bisa kamu lakukan. Yang pertama adalah memberikan vaksin. Ada 4 jenis vaksi yang dapat mencegah pneumonia, yaitu vaksin Heamophilus influenza tipe b (Hib), vaksin Pneumococcus), vaksin campak, dan vaksin pertussis.

Selain memberikan vaksin, masih ada beberapa langkah lain yang harus kamu lakukan, yaitu menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan. Cucilah tangan sebelum menyentuh anak atau bayimu. Berikan ASI dan makanan tambahan yang cukup. Dan hindarkan mereka dari asap rokok, debu, dan asap kendaraan.