fbpx
Gaya Hidup

Penduduk di 5 Wilayah di Dunia Ini Punya Umur Panjang, Lho

Rahasia umur panjang centenarians di 5 daerah di dunia
Pasangan centenarians di Loma Linda, Amerika Serikat (Foto: today.com)
119views

Ada 5 daerah di dunia ini yang disebut sebagai
blue zone. Blue zone adalahdaerah dengan penduduk yang berusia
lebih dari 100 tahun. Kelima daerah itu adalah
kepulauan Okinawa di Jepang, Sardinia di Italia, Nicoya di Kosta Rika, Loma
Linda di Amerika Serikat, dan Ikaria di Yunani.

Okinawa, misalnya. Dilansir
laman Dmarge, penduduk Okinawa
memiliki kemungkinan lima kali lebih besar untuk hidup lebih daripada 100 tahun
dibandingkan orang-orang di wilayah Jepang lainnya. Padahal, angka harapan
hidup rata-rata di Jepang sudah amat membaik: 84 tahun untuk pria dan 90 tahun
untuk perempuan.

Yang menjadi pertanyaan banyak orang lain adalah mengapa orang-orang di Okinawa dan di 4 daerah lain itu bisa hidup begitu lama? Apa rahasia mereka?

Okinawa
Okinawa adalah 1 dari 160 pulau di lepas pantai selatan Jepang. Pulau ini dijuluki “tanah abadi”. Menjadi pusat global untuk penelitian umur panjang karena merupakan rumah bagi lebih dari 400 centenarian (orang yang hidup lebih dari 100 tahun).

Rahasia umur panjang centenarians di 5 daerah di dunia
(Foto: The Japan Times)

Ternyata, ada dua hal yang
membuat para penduduknya berumur panjang. Pertama, makanan lokal bergizi. Warga
Okinawa makan tahu dan ubi jalar dan sejumlah kecil ikan. Mereka juga memiliki
tradisi yang disebut hara hachi bu,
yaitu pembatasan kalori.

Rahasia umur panjang centenarians di 5 daerah di dunia
Salah satu jenis ubi yang dikonsumsi orang Okinawa (Foto: Istimewa)

Kedua, hidup dalam
kebersamaan. Warga Okinawa yang tinggal di panti jompo aktif memelihara lingkaran
sosial. Mereka menjaga relasi yang baik, baik antargenerasi maupun antarpenghuni
yang lebih tua. Kebersamaan seperti ini dapat mengurangi stress dan menumbuhkan
rasa memiliki yang kuat.

Sardinia
Sardinia adalah sebuah pulau besar di Italia, di Laut Mediterania. Pulau itu tercatat sebagai salah satu wilayah di dunia dengan persentase tertinggi orang yang berusia hingga lebih dari 100 tahun.

Rahasia umur panjang centenarians di 5 daerah di dunia
Lansia Sardinia tetap kyat pada usia tua mereka (Foto: today.com)

Salah satu faktor penyebabnya
adalah gen. Pulau ini pertama kali dihuni sekitar 6.000 SM dan merupakan rumah
bagi salah satu dari sedikit populasi “pendiri” dunia. Para ilmuwan menyebutnya
“genetic goldmine”.

Selain itu, ada kebiasaan
yang membuat mereka hidup lebih lama. The
Guardian
pernah menulis bahwa masyarakat Sardinia punya sebuah kebiasaan
yang menarik, yaitu meneguk segelas anggur lokal setiap hari setelah makan
siang. Hanya segelas. Tidak boleh lebih.

Rahasia umur panjang centenarians di 5 daerah di dunia
Centenarians pembuat anggur (Foto: today.com)

Di samping itu, mereka aktif di
lingkungan yang relatif bebas stres di lereng bukit Sardinia. Udara di daerah itu
sehat. Susu segar berlimpah. Dan penuh dengan sayuran yang ditanam secara
organik.

“Kami memakan apa yang kami
tanam. (Kami berprinsip) jika ingin sup sayuran, maka kamu harus mengumpulkan
sendiri bahan-bahannya. Kami tidak perlu berpikir tentang makan sehat. Kami
makan apa yang kami miliki dan itu sehat,” kata seorang penduduk seperti
dikutip laman USA Today.

Baca :   Selama 1,5 Tahun Gading dan Gisel Bergumul

Nicoya 
Nicoya adalah sebuah kota di Provinsi
Guanacaste, Kosta Rika. Kota dengan warga yang punya “plan de vida”
yang luar biasa. Dua di antaranya adalah kemampuan mendengarkan dan tertawa.

Rahasia umur panjang centenarians di 5 daerah di dunia
Centenarians bersama keluarga (Foto: nosarastories.com)

Warga Nicoya memiliki sejumlah
kebiasaan menarik, yaitu berkunjung ke rumah tetangga; cenderung tinggal
bersama keluarga dan anak-anak atau cucu yang memberikan dukungan; minum air
yang tinggi kalsium; melakukan pekerjaan fisik sepanjang hidup; menikmati sinar
matahari. Mereka menjalani kehidupan yang relatif bebas stres, makan malam yang
ringan, dan mengonsumsi banyak biji-bijian, susu, serta sayuran yang tidak
dimaniskan. Makanan tradisional mereka adalah jagung dan kacang. Keduanya dipercaya
mengandung nutrisi terbaik untuk umur panjang.

Loma Linda
Ini adalah sebuah kota di San Bernardino County, California, Amerika Serikat. Kota ini merupakan rumah dari 9.000 penganut Advent. Mereka mematuhi aturan agama secara ketat dan menjaga kesehatan dengan sangat serius.

Rahasia umur panjang centenarians di 5 daerah di dunia
Sebagian lansia sedang mengikuti lomba (Foto: today.com)

Gaya hidup vegetarian dan
kebiasaan olahraga teratur ikut membuat mereka hidup lebih dari 100 tahun. Mereka
juga tidak merokok atau minum alkohol. Selain itu, mereka juga saling
memperkuat jejaring sosial.

Penelitian menunjukkan bahwa
warga kota ini mengonsumsi kacang-kacangan setidaknya lima kali seminggu.
Dengan demikian, mereka memiliki sekitar setengah risiko penyakit jantung. Dan
itu berarti harapan hidup mereka sekitar dua tahun lebih lama daripada mereka
yang tidak makan kacang-kacangan.

Ikaria
Ikaria adalah sebuah pulau Yunani di Laut Aegean;
terletak 10 mil dari Samos. Laman BBC melaporkan bahwa sepertiga dari penduduk
Ikaria hidup hingga usia lebih 90-an tahun. Dan mereka menghabiskan hari mereka
dengan melakukan apa yang mereka sukai.

Rahasia umur panjang centenarians di 5 daerah di dunia
Kota Ikaria (Foto: greeka.com)

Selain itu, mereka juga
menerapkan diet sehat, gaya hidup aktif, dan membangun ikatan keluarga yang
kuat. Mereka membangun relasi yang baik dengan tetangga mereka. Dan para lansia
memainkan peran penting dalam komunitas.

“Kakek-nenek sering membantu
membesarkan cucu atau menjalankan bisnis,” demikian yang tertulis di laman BBC.

Rahasia umur panjang centenarians di 5 daerah di dunia
Lelaki Ikaria berkebun (Foto: action.scholastic.com)

Di Ikaria ada perlombaan
perahu yang disebut Ikaria Senior
Regatta.
Kualifikasi minimum usia untuk kapten adalah 70 tahun.

“Dua puluh peserta kru
berlayar rute 14 mil laut dari Pulau Samos ke Ikaria dan kembali. Ini
sebenarnya bukan perlombaan. Lomba layar merupakan pembuktian kita masih bisa
melakukannya dan kita mampu,” cerita seorang lelaki berusia 81 tahun.