Berita

Dua Hari Lagi Puncak Arus Balik! Ini Daerah Rawan Kemacetan

Daerah rawan kemacetan saat arus balik Lebaran 2018
Antrean kendaraan di Gerbang Tol Cipali pada arus mudik Lebaran 2018 (Foto: Antara)
64views

Berita terkini Jelujur.com – Setelah merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman, para pemudik mulai kembali ke kota. Arus balik ini sudah dimulai sejak hari Minggu (17/6). Pihak Jasa Marga, seperti dilansir Tribunnews.com, memprediksi bahwa puncak arus balik akan terjadi pada tanggal 20 dan 21 Juni.

Untuk menghindari terjadinya kemacetan parah, pihak kepolisian merilis daftar lokasi yang dianggap rawan mengalami kemacetan lalu lintas pada arus balik ini. Dengan merilis daftar lokasi itu, pihak kepolisian berharap agar para pemudik bisa menghindari titik-titik rawan kemacetan itu.

“Tempat-tempat rawan macet saat balik itu mungkin mulai dari timur Mengkreng, Kali Kenteng Salatiga, gate (Gerbang Tol) Manyaran di Semarang, kemudian gate Kalikuto, gate Kertasari, gate Palimanan, dan gate Cikarut (Cikarang Utama),” kata Kakorlantas Irjen Royke Lumowa di Cirebon, Minggu (17/6), seperti dilansir detik.com.

Tidak hanya titik-titik itu yang sangat rawan kemacetan pada arus balik, tetapi juga rest area. Hampir semua rest area rawan macet.

“Hampir di semua rest area rawan, khususnya di Cipali, Palikanci, dan Cikampek,” sambungnya.

Daerah rawan kemacetan saat arus balik Lebaran 2018
Salah satu rest area (Foto: tribunnews.com)

Kemacetan terjadi karena banyaknya kendaran yang keluar-masuk rest area. Oleh karena itu, Royke mengimbau pemudik memanfaatkan rest area yang sepi.

“Ada beberapa rest area tahun lalu yang kurang atau sepi, yakni Rest Area (KM) 282 dan Rest Area (KM) 189. Tolong dimanfaatkan. Walaupun belum capek atau laper atau BBM masih ada, tolong dimanfaatkan. Jangan spekulasi! Mampir saja di rest area yang sepi, termasuk di rest area di depan tol fungsional. Itu sepi. Isi saja. Mampir saja. Beli makan secukupnya,” terangnya.

Ia memprediksi bahwa puncak arus balik terjadi pada tanggal 20 dan 24 Juni.

“Prediksi kami, ya, tanggal 19—20. Dan nanti ada puncak kedua ketika selesai liburan anak sekolah sampai tanggal 24,” kataya.