Gaya Hidup

Demi Rumah Barbie, Wanita Jepang Ini Habiskan Hampir Rp1 M

Demi rumah Barbie, wanita Jepang habiskan hampir Rp1 M
Azusa Barbie (Foto: dailymail.co.uk)
238views
Waktu baca : 3 menit

Berita terkini Jelujur.com – Almarhumah Ruth Marianna Handler mungkin tidak akan menyangka bahwa boneka Barbie yang diciptakannya tidak lama setelah melihat boneka Jerman bernama Bild Lili pada suatu hari pada tahun 1956 itu akan begitu terkenal dan bahkan menjamur di seluruh dunia. Pebisnis itu mungkin tidak akan mengira bahwa boneka, yang sebenarnya ingin diciptakannya untuk putrinya yang bernama Barbara itu, akan begitu merasuki hati dan pikiran berjuta-juta dan bahkan mungkin bermiliar-miliar anak-anak dan perempuan di seluruh dunia. Dan mungkin saja perempuan berdarah Polandia itu tidak menduga bahwa boneka hasil desain oleh atas Bild Lili oleh Jack Ryan itu akan menjadi inspirasi dan bahkan referensi oleh kaum perempuan dari generasi ke generasi.

Sejak diperkenalkan pertama kali pada 9 Maret 1959—selanjutnya tanggal ini ditetapkan sebagai hari lahir boneka Barbie—dalam ajang American International Toy Fair di New York, Amerika Serikat, boneka ini segera menjadi “teman” baru para perempuan di muka bumi. Jangan heran bahwa seorang anak perempuan bisa mempunyai ratusan boneka itu dan berbagai pernak-perniknya. Bahkan berusaha untuk menjadi identik dengan boneka yang pertama kali diproduksi di Jepang itu.

Demi rumah Barbie, wanita Jepang habiskan hampir Rp1 M
(Foto: dailymail.co.uk)

Perlahan, tapi pasti “sindrom Barbie” menyerang anak-anak dan perempuan. Sejarah mencatat bahwa sudah begitu banyak perempuan yang telah “membabptis” diri menjadi Barbie “hidup”. Valeria Lukyanova adalah salah satunya. Model asal Ukraina itu, pada tahun 2012 lalu, membuat gempar warganet karena mempermak dirinya menjadi Barbie hidup. Sejenang dia benar-benar mirip Barbie.

Selain Valeria, masih banyak perempuan yang ingin menjadi Barbie. Salah satunya adalah Azusa Sakamoto yang sudah jatuh cinta pada bonek Barbie sejak berusia 15 tahun. Seperti dilansir dailymail.co.uk, perempuan asal Jepang yang tinggal di Los Angeles, Amerika Serikat, ini membuat dirinya mirip Barbie. Dan ia menyebut dirinya “Azusa Barbie”. Nama itulah yang ia tulis dalam akun Instagram-nya.

Demi rumah Barbie, wanita Jepang habiskan hampir Rp1 M
(Foto: dailymail.co.uk)

Selama 20 tahun terakhir ini, ia telah menghabiskan uang yang tidak kecil jumlahnya untuk menjadi Azusa Barbie. Ia membeli rok mini berwarna merah muda, tank-top merah muda, sepatu merah muda, tas merah muda, cat kuku merah muda, dan perhiasan merah muda.

Mau tahu berapa jumlah uang yang ia gunakan untuk membeli itu semua? Hampir Rp1 miliar. Ia diketahui menghabiskan uang lebih dari $70.000 atau setara dengan Rp900 juta lebih. Uang itu ia gunakan juga untuk membeli 145 buah boneka Barbie, 40 pasang sepatu Barbie, 60 buah tas Barbie, dan perabot serta pernak-pernik Barbie. Semuanya memenuhi seluruh sudut rumahnya. Semua boneka Barbie itu ia simpan di dalam lemari kaca di ruangan tamu.

Demi rumah Barbie, wanita Jepang habiskan hampir Rp1 M
(Foto: dailymail.co.uk)

“Seluruh rumah saya dipenuhi oleh Barbie termasuk tempat tidur, karpet, wall art. Jika ada furnitur yang tidak bertema Barbie, maka saya akan menghiasnya sendiri dengan stiker dan pernak-pernik Barbie,” cerita wanita yang berprofesi sebagai ahli kuku itu.