Olahraga

Catatan dari Final Piala Dunia 2018: Haruskah Perisic Memotong Tangannya?

Wasit final Piala Dunia 2018 banjir kritikan
Ivan Perisic memprotes keputusan wasit (Foto: Istimewa)
74views

Prancis akhirnya meraih trofi keduanya sejak melakukannya pada tahun 1998 lalu. Pada babak final yang digelar di Luzhniki Stadium, Minggu (15/7) lalu, mereka mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2. Sebuah akhir manis dari perjalanan yang melelahkan.

Skor ini sebenarnya sangat tidak persis merepresentasikan jalannya pertandingan. Statistik menujukkan bahwa Kroasia menguasai jalannya pertadingan. Mereka menguasai bola hingga 61%. Dan mereka lebih agresif dalam menyerang setelah melepaskan 15 percobaan. Namun, hanya 3 di antaranya yang mengarah ke gawang. Dari 3 tendangan itu, 2 di antaranya berbuah gol. Satu dari Perisic pada babak pertama dan satu lagi dari Mandzukic pada babak kedua karena keteledoran Hugo Lloris.

Prancis sendiri lebih efektif dalam pertandingan ini. Mereka berhasil menciptakan 4 gol. Dua pada babak pertama dan dua pada babak kedua.

Wasit final Piala Dunia 2018 banjir kritikan
Insiden yang membuat wasit menunjuk titik putih (Foto: Getty Images)

Dari 4 gol yang tercipta itu, 2 di antaranya menjadi bahan pergunjingan para penonton dan pengamat sepak bola. Yang pertama adalah gol bunuh diri Mario Mandzukic. Apa yang menyebabkan terjadinya gol itulah yang disayangkan banyak orang. Kontak pemain Kroasia dengan Antoine Griezmann sangat kecil. Dengan demikian, tidak seharusnya Nestor Pitana, wasit asal Argentina, memberikan tendangan bebas kepada Prancis.

Yang kedua adalah penalti. Banyak orang mengeluhkan keputusan itu. Pasalnya, mereka yakin bahwa Perisic tidak sengaja menahan bola dengan tangannya. Bolalah yang mengenai tangannya. Namun, Pitana tetap saja memberikan hukuman itu setelah melihat VAR (Video Assistanr Refree).

Salah satu pengamat yang mengeritik keputusan wasit adalah Alan Shearer. Legenda asal Inggris ini tidak habis pikir bahwa wasit bisa dengan begitu mudah memberikan hukuman kepada tim yang memainkan sepak bola indah dalam pertandingan itu. Ia merasa bahwa Kroasia tidak pantas dikalahkan dengan cara seperti itu.

“Kroasia sangat brilian. Mereka tidak memberi Prancis ruang dan mereka kalah dalam pertandingan ini dari tendangan bebas yang seharusnya tidak terjadi dan dari penalti yang juga seharusnya tidak terjadi,” katanya dalam sebuah acara di BBC.

Wasit final Piala Dunia 2018 banjir kritikan
Gol Ivan Perisic membuat kedudukan sama kuat (Foto: Reuters)

Jamie Carragher, mantan bek Liverpool, juga kecewa. Melalui akun Twitter-nya, ia meluapkan rasa ketidakpuasannya. Ia mengatakan bahwa keputusan itu adalah murni kesalahan Pitana dan bukan VAR.

“Itu adalah kesalahan wasit, bukan VAR! VAR hanyalah tayangan ulang dari sebuah insiden!! #WorldCup #FRACRO,” tulisnya.

Chris Sutton, mantan pemain Chelsea, juga tidak kalah kecewanya. Ia justru melihat bahwa keputusan Pitana adalah sebuah keputusan konyol.

“Itu konyol… di mana seharusnya ia menempatkan tangannya???” keluhnya melalui akun Twitter-nya, @chris_sutton73.

Wasit final Piala Dunia 2018 banjir kritikan
(Foto: Getty Images)

Gol bunuh diri Mandzukic karena tendangan bebas itu dibalas Kroasia dengan tembakan terukur dari Perisic. Namun, hukuman penalti itu membuat konsentrasi para pemain Kroasia mulai terganggu. Hingga akhirnya Prancis mencetak 2 gol lainnya pada babak kedua melalui Kylian Mbappe dan Paul Pogba.

“Dua keputusan yang buruk telah mengubah jalannya pertandingan sejak awal,” keluh Rio Ferdinand, mantan pemain Manchester United.