Kecantikan & Kesehatan

Cara Mudah Mencegah Berat Badan Naik Setelah Lebaran

Cara menurunkan berat badan setelah Lebaran
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
90views

Berita terkini Jelujur.com – Selama Ramadan, pola makan berubah. Pada beberapa orang, perubahan pola makan ini berpengaruh terhadap berat badan. Mereka mengalami penurunan berat badan yang cukup signifikan selama Ramadan.

Masalahnya adalah berat badan mereka kembali naik setelah Ramadan berakhir. Bahkan naik dalam waktu yang cepat. Mengapa demikian?

Ada dua faktor besar yang menyebabkan banyak orang mengalami kenaikan berat badan setelah Lebaran. Faktor pertama adalah kecenderungan untuk makan di luar kendali. Ada kesan “balas dendam” pada hari Lebaran: makan sebanyak-banyaknya dan sepuas-puasnya. Apa saja yang dihidangkan, mulai dari kudapan manis dan berkalori tinggi hingga makanan berlemak, dilahap saja tanpa perhitungan.

Cara menurunkan berat badan setelah Lebaran
Ilustrasi hidangan Lebaran (Foto: Istimewa)

Faktor kedua adalah kurangnya aktivitas fisik. Hari libur yang panjang membuat banyak orang “malas” bergerak. Lebih suka makan dan tidur. Tidak adanya aktivitas fisik membuat kalori dan lemak menumpuk di dalam tubuh. Itulah mengapa berat badan cepat naik.

Apa yang harus dilakukan agar berat badan tetap normal setelah Lebaran? Berikut ini ada beberapa cara praktis yang bisa dilakukan:

Jangan makan sampai kenyang

Cara menurunkan berat badan setelah Lebaran
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ada sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa orang yang makan sambil melakukan hal lain cenderung makan berlebih. Mengapa?  Karena mereka tidak mengetahui kapan tubuh memberi sinyal kenyang. Oleh karena itu, janganlah melakukan hal lain selain makan. Kunyahlah makanan secara perlahan. Lalu berhenti sebelum merasa benar-benar kenyang.

Perhatikan porsi makanan

Cara menurunkan berat badan setelah Lebaran
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Selama puasa, orang berusaha untuk menahan rasa lapar dan haus. Setelah Ramadan, orang makan dan minum seenaknya. Tidak lagi diperhatikan porsi dan kandungan nutrisinya. Itulah mengapa berat badan mereka cepat sekali naik. Supaya hal itu tidak terjadi, makanlah secukupnya. Jangan terlalu banyak. Makanlah dalam porsi kecil.

Sayur dan buah

Cara menurunkan berat badan setelah Lebaran
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Pada hari Lebaran, makanan yang disajikan sangat banyak. Mulai dari kue hingga makanan berlemak dan berkadar kalori tinggi. Makanan ini boleh kamu nikmati. Namun, tidak boleh berlebihan. Dan harus diseimbangkan dengan sayur-sayuran dan buah-buahan. Kandungan serat yang tinggi dapat mencegah kenaikan berat badan.

Tidur yang cukup

Cara menurunkan berat badan setelah Lebaran
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Kamu harus tahu bahwa kurang tidur dapat menyebabkan berat badan naik. Mengapa? Karena orang yang tidak cukup tidur cenderung cepat lapar, makan lebih banyak makanan yang mengandung kalori, dan kurang melakukan aktivitas. Kurang tidur juga menyebabkan rendahnya proses metabolisme. Hal ini terjadi karena perubahan ritme sirkadian yang dikenal sebagai jam biologis yang mengatur banyak fungsi tubuh. Jadi, tidur harus cukup.

Jangan stress

Cara menurunkan berat badan setelah Lebaran
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang stres memiliki kadar kortisol tinggi. Hormon ini dilepaskan sebagai respons terhadap stres. Kadar kortisol yang kronis dapat menyebabkan berat badan naik karena dikaitkan dengan asupan makanan yang lebih besar. Tekanan yang besar dapat menyebabkan hasrat untuk lebih banyak makan junk food. Oleh karena itu, jangan stress. Untuk mengatasi stress, lakukan kegiatan yang menyenangkan seperti berolahraga, bermeditasi, dan lain-lain.

Aktif bergerak

Cara menurunkan berat badan setelah Lebaran
(Foto: Istimewa)

Pada hari libur, banyak orang lebih suka duduk di atas sofa di depan televisi. Aktivitas minim gerak seperti ini memicu naiknya berat badan secara cepat. Apalagi jika nonton televisi sambil mengemil. Supaya berat badan tidak cepat naik, lakukan aktivitas fisik seperti berolahraga.