Thursday, June 21, 2018
Makanan

Cara Mudah Memilih Makanan Sehat Selama Ramadan

Cara memilih makanan sehat selama Ramadan
Ilustrasi (Foto: google)
39views

Selama sebulan penuh, umat muslim di seluruh dunia akan menjalani Ramadan. Berpuasa sejak fajar menyingsing hingga matahari terbenam. Tidak makan dan minum selama lebih dari 12 jam.

Tidak mudah untuk berpuasa selama itu. Tidaklah mengherankan bahwa banyak orang akhirnya membatalkan puasa di tengah jalan. Ada yang tidak kuat menahan lapar. Sementara yang lain buru-buru minum air karena mengalami dehidrasi. Itu belum termasuk orang-orang yang akhirnya batal puasa karena mengidap penyakit tertentu.

Dibutuhkan banyak hal untuk bisa membuat Ramadan menjadi lebih lancar. Salah satunya adalah makanan dan minuman. Apa yang dimakan dan diminum pada saat sahur dan berbuka puasa sangat menentukan apakah seseorang bisa berpuasa seharian atau tidak.

Apa saja yang harus dikonsumi agar puasamu bisa lancar? Makanan dan minuman seperti apa yang tidak boleh kamu konsumsi agar kamu tetap sehat selama Ramadan ini?

Dilansir detikHealth, berikut ini 4 cara praktis memilih makanan dan minuman yang sehat selama Ramadan. Cara-cara praktis ini dibagikan oleh Intan Nurul Azni, Koordinator Laboratorium Fakultas Teknologi Pangan dan Kesehatan Universitas Sahid Jakarta.

Tidak tergoda pada warnanya yang mencolok

Cara memilih makanan sehat selama Ramadan
Ilustrasi (Foto: google)

Banyak orang lebih suka menikmati makanan berwarna mencolok ketika berbuka puasa atau sahur. Yang berwarna-warni dianggap lebih menarik. Apakah itu berarti makanan atau minuman itu sehat? Menurut Intan, orang harus waspada. Mungkin saja makanan dengan warna yang mencolok mengandung bahan pewarna yang berbahaya.

“Untuk menu-menu yang berwarna, sebaiknya hindari makan yang warnanya terlalu mencolok,” katanya.

Pilih yang mash segar

Cara memilih makanan sehat selama Ramadan
Ilustrasi (Foto: hendripiran.blogspot.co.id)

Cara yang paling mudah adalah memilih bahan makanan masih segar. Ikan, misalnya. Jika kamu ingin menghidangkan ikan saat sahur, ikan yang kamu beli harus segar. Cara mengetahui bahwa ikan itu masih segar atau sudah diformalinkan sangat sederhana. Salah satunya adalah bau amis khas ikan. Jika ikan itu tidak lagi amis dan tidak dikerubungi lalat, kamu harus curiga bahwa ikan itu sudah dicampur dengan formalin.

“Untuk ikan, misalnya. Kalau yang mengandung formalin, bau amis khas ikan itu berkurang. Kalau mi, mi dengan formalin juga lebih kenyal. Begitu juga bakso. Menjadi lebih kenyal,” jelasnya.

Hindari yang berbau menyengat

Cara memilih makanan sehat selama Ramadan
Petugas menemukan formalin dalam ikan (Foto: Antara)

Bahan makanan yang masih segar punya aroma yang khas. Setelah diolah, rasanya tetap lezat. Jika ternyata aromanya menyengat, berarti bahan makanan itu sudah dicampur dengan bahan berbahaya seperti boraks dan formalin. Setelah diolah, rasanya sedikit getir.

“Biasanya, setelah dimakan, rasanya seperti ada rasa getir. Mungkin ini susah untuk deteksi awal, ya, karena harus dimakan dulu,” katanya.

Perhatikan kemasan

Cara memilih makanan sehat selama Ramadan
Ilustrasi (Foto: google)

Tidak sedikit orang yang memilih gorengan sebagai menu berbuka puasa. Entah yang masih panas atau hangat, entah yang sudah dingin. Jika kamu termasuk orang yang memilih gorengan untuk berbuka puasa, kamu harus memperhatikan hal ini: jangan pilih gorengan yang dibungkus dengan plastik atau styrofoam.

“Lemak dan panas bisa memudahkan kandungan plastik dan styrofoam itu bermigrasi ke makanan. Kalau terpaksa pakai plastik, lihat logo yang biasa ada di bawahnya. Kalau dia logo food grade atau yang bisa untuk microwave, sebaiknya pilih yang itu saja,” sarannya.

Jika ternyata gorengan itu harus dibungkus dengan kertas bekas, mintalah penjual gorengan untuk memilih kertas bekas tanpa tulisan. Mengapa? Kontak langsung antara makanan dengan tinta tulisan tidaklah baik.