fbpx
Berita

Tolak Sandiaga, Warga Desa di Tabanan, Bali: Kami Sudah Pilih Jokowi-Amin

Sandiaga Uno ditolak warga Tabanan, Bali
Sandiaga Uno (Foto: BPN Prabowo-Sandiaga)
180views

Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, ditolak warga Banjar Dinas Pagi, Desa Senganan, Panebel, Tabanan, Bali. Ia ditolak melakukan kampanye di situ pada Minggu (24/2) ini karena warga desa sudah menetapkan pilihan dalam pemilu 2019 ini. Penolakan itu diungkapkan melalui sepucuk surat.

“Kami warga masyarakat Pagi tidak menginginkan situasi yang tidak kondusif karena kami sudah sepakat untuk mendukung kandidat/caleg maupun capres dari PDIP demi kelancaran Pembangunan Desa Pakraman Pagi (Pembangunan Balai Serbaguna).” Demikian bunyi surat itu. Surat tertanggal 18 Februari 2019 itu diteken Kelian Adat Banjar Pagi, I Nyoman Subagan, Bendesa Adat Desa Pakraman Pagi, Wayan Yastera, dan Kelian Banjar Dinas Pagi, I Wayan Sukawijaya. Surat itu juga ditembuskan ke Perbekel Senganan, Kapolsek Panebel, dan Arsip.

Melalui surat itu, warga Desa Pakraman Pagi sepakat menolak kedatangan Sandiaga dalam kapasitas apa pun. Mereka mengambil sikap seperti itu karena mereka sudah memutuskan untuk memilih pasangan capres-cawapre nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Baca :   Presiden Jokowi Belum Berani Gendong Cucu Keduanya
Sandiaga Uno ditolak warga Tabanan, Bali
Pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin (Foto: Istimewa)

“Kami secara umum sudah menyatakan bulat tekad di dalam pilpres ini sudah jatuhkan pilihan ke kandidat capres nomor urut 01, yaitu Jokowi dan Ma’ruf Amin,” kata Bendesa Adat Desa Pakraman Pagi, Wayan Yastera.

Alasan lain mengapa mereka menolak kehadiran Sandiaga Uno adalah mereka tidak ingin pembangunan yang sedang berjalan menjadi terganggu.

“Kalau membicarakan ranah politik, kebetulan kami dibantu oleh kandidat PDI. Maka dari itu, untuk mengamankan suasana dan melancarkan suatu pembangunan yang sudah kami rencanakan, dalam tahapan ini, kami tidak menerima kedatangan Sandiaga Uno,” ungkapnya.