fbpx
Berita

Tiga Kartu Baru Jokowi Berdasarkan Survei dan Bukan Awur-awuran

Tiga kartu baru Jokowi berdasarkan survei atas kebutuhan masyarakat
Presiden Joko Widodo (Foto: Kompas)
329views

Minggu (24/2) lalu, dalam Konvensi Rakyat di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jokowi mengungkapkan 3 kartu baru yang akan dibagikannya kepada masyarakat jika ia terpilih untuk kedua kalinya. Ketiga kartu itu adalah Kartu Sembako Murah, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, dan Kartu Prakerja. Ketiga kartu itu lahir dari pengalamannya ketika masih hidup dalam kesulitan.

“Seluruh pengalaman itu telah mengukuhkan tekad saya agar rakyat Indonesia tidak mengalami kesulitan seperti yang saya alami,” katanya.

Tidak hanya berdasarkan pengalamannya, ketiga kartu baru yang akan diluncurkannya itu juga berdasarkan hasil survei tentang kebutuhan masyarakat. Berdasarkan hasil survei, kebutuhan utama masyarakat adalah harga sembako yang bisa dijangkau, pekerjaan, dan pendidikan.

Tiga kartu baru Jokowi berdasarkan survei atas kebutuhan masyarakat
Jokowi sedang menyampaikan pidato kebangsaannya (Foto: Kompas)

“Ketiga kartu ini kita keluarkan berdasarkan survei. Jadi, bukan awur-awuran,” kata Jokowi ketika bertemu dengan pengurus dan anggota anggota Tim Kampanye Daerah (TKD) Sulawesi Tenggara, di Kendari, Sabtu (2/3).

Kartu Sembako Murah
Kartu ini merupakan pelengkap Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS). KIP menjamin anak Indonesia bisa terus mengenyam pendidikan tanpa hambatan ekonomi. KIS menjamin kesehatan masyarakat dan memastikan mereka tidak jatuh miskin ketika ada anggota keluarga yang sakit. Dan Kartu Sembako Murah akan membuat warga mendapat diskon saat membeli kebutuhan pokok.

Baca :   Indonesia, Inilah Samantha Edithso, Sang Juara Dunia Catur U-10

KIP Kuliah
Sejak diluncurkan, sudah ada 18,7 juta siswa yang mendapatkan manfaat KIP. Namun, pelajar yang merasakan manfaat KIP hanya sampai tingkat SMA. Dengan KIP-Kuliah, anak-anak Indonesia dari keluarga tidak mampu bisa menempuh ilmu di perguruan tinggi.

Tiga kartu baru Jokowi berdasarkan survei atas kebutuhan masyarakat
(Foto: Tempo)

Kartu Prakerja
Pembangunan infrastruktur sedang digencarkan. Itu berarti lapangan kerja yang tercipta semakin banya. Akan ada banyak tenaga kerja yang terserap. Namun, masyarakat juga harus semakin meningkatkan keterampilan mereka. Untuk mendukung hal itulah, Jokowi menyiapkan Kartu Prakerja. Dengan ini, lulusan SMA atau SMK, perguruan tinggi, dan korban PHK akan mendapat pelatihan untuk memasuki industri dan mendapatkan uang saku dalam jangka waktu tertentu.

Jokowi meminta tim suksesnya di Sulawesi Tenggara untuk membantu menyosialisasikan ketiga kartu itu. Dengan demikian, masyarakat bisa tahu apa yang akan dikerjakannya pada periode berikutnya.

“Saya berikan tiga senjata ini untuk menjelaskan kepada masyarakat apa yang akan kita kerjakan ke depan,” katanya disambut sorak-sorai pendukungnya.