fbpx
Berita

Suharso Monoarfa Ditunjuk Sebagai Plt Ketua Umum PPP Menggantikan Romy

Romy diberhentikan sebagai Ketua Umum PPP
Muhammad Romahurmuziy ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus jual beli jabatan dalam lingkungan Kementerian Agama (Foto: detikcom)
129views

Sabtu (16/3), setelah melakukan penyelidikan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Muhammad Romahurmuziy, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), sebagai tersangka dalam perkara dugaan kasus suap jual beli jabatan dalam lingkungan Kementerian Agama. Romy, demikian panggilannya, diduga menerima uang setotal Rp300 juta dalam proses seleksi jabatan.

Menurut KPK, Romy diduga menerima uang sebesar Rp250 juta dari Haris untuk posisi Kakanwil Kemenag Jatim pada 6 Februari. Sedangkan Muafaq diduga menyetor uang sebesar Rp50 juta untuk posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik. KPK juga menegaskan bahwa ada pihak lain di Kementerian Agama yang terlibat dugaan suap jual beli jabatan.

Romy diberhentikan sebagai Ketua Umum PPP
Jumpa pers PPP (Foto: detikcom

PPP langsung mengambil tindakan tegas. Romy diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua Umum PPP. Pada saat yang sama, Suharso Monoarfa, Ketua Majelis Pertimbangan PPP, ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketum PPP.

“Pertama pemberhentian terhadap Ir. H. Romahurmuziy, berdasarkan Anggaran Dasar/Rumah Tangga karena beliau terkena kasus. Memberhentikannya sebagai ketua umum. Kedua, kita juga menyepakati pengurus harian bersama pengurus yang hadir untuk mengangkat Bapak Suharso Monoarfa sebagai Plt ketua umum,” kata Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M. Amir Uskara, di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (16/3).

Baca :   Prabowo-Sandi Tolak Hasil Pilpres 2019

Suharso akan dikukuhkan sebagai Plt Ketum PPP dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas).

“Insya Allah, akan dilaksanakan mukernas dalam keputusan rapat terakhir,” ujarnya.