fbpx
Berita

SBY Cium Kening Ani: Selamat Jalan, Istri Tercinta

Jenazah Ani Yudhoyono tiba di Halim Perdanakusuma (Foto: Tempo.co)
164views

Dari rumah sakit, jenazah Ani Yudhoyono dibawa ke KBRI Singapura. Pada malam harinya, Sabitu (1/6), jenazah perempuan kelahiran Yogyakarta, 6 Juli 1952, itu diterbangkan ke Jakarta. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan kedua putranya, Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono, mengangkat peti jenazah menuju ambulans.

Ambulans KBRI kemudian membawa jenazah Ani Yudhoyonoke Bandara Paya Lebar, Singapura. Selanjutnya jenazah diterbangkan ke LanudHalim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Setelah tiba di Jakarta, jenazah dibawa kerumah duka di Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

SBY begitu terpukul. Kepergian istrinya benar-benarmembuat dunianya seolah gelap. Ia kehilangan separuh hidupnya.

SBY bercerita tentang momen terakhir istrinya (Foto: detikcom)

Dengan suara terbata-bata, iakembali menceritakan momen kepergian istrinya. Ketika itu, istrinya beradadalam keadaan deep sleep karenadibius. Menurut dokter, dalam keadaan seperti itu, istrinya tidak akan bisamendengar apa pun.

“Secara logika, tidak bisa mendengar lagi, tetapi semua yang kami sampaikan, termasuk yang saya sampaikan, Bu Ani membalasnya dengan titik air mata di sudut-sudut matanya,” ceritanya dengan suara bergetar, Minggu (2/6), beberapa saat sebelum jenazah istrinya diberangkatkan ke TMP Kalibata, Jakarta Selatan, untuk dimakamkan.

Baca :   Begini Kronologi Tenggelamnya Tank Milik TNI AD di Sungai Bogowonto

“Melihat itu, waktu itu, saya ambil kertas tisu. Saya bersihkan titik-titik air mata yang menggenang, tetapi air mata saya pun menetes di keningnya,” katanya.

Seketika SBY sadar bahwa belahan jiwanya itu akan segera meninggalkannya. Air matanya jatuh seiring dengan melambungnya doanya kepada Sang Khalik.

“Kemudian segalanya berlangsung dengan cepat. Beberapa saat kemudian, Ibu Ani dengan sangat tenang, tidak ada guncangan, mengembuskan napasnya yang terakhir,” ungkapnya.

Suaranya berat. Bergetar. Matanya kembali memerah dan berkaca-kaca. Ibas dan istri AHY, Anissa Pohan, mengelus lengan dan pundaknya.

“Setelah itu, saya… cium keningnya. Saya ucapkan, ‘Selamat jalan, Istri tercinta’,” desahnya.