fbpx
Berita

Sandiaga Uno Ditolak Warga Desa Tabanan, Bali

Sandiaga Uno ditolak warga Tabanan, Bali
Sandiaga Uno (Foto: Dok. BPN Prabowo-Sandiaga)
438views

Sedianya Sandiaga Uno, cawapres nomor urut 02, akan menggelar kampanye di Banjar Dinas Pagi, Desa Senganan, Panebel, Tabanan, Bali, Minggu (24/2). Namun, kampanye itu tidak jadi digelar. Pasalnya, warga desa menolak kehadirannya dalam kapasitas apa pun.

Penolakan di kandang PDI Perjuangan itu diketahui Sandiaga dan timnya melalui surat. Surat tertanggal 18 Februari 2019 itu diteken Kelian Adat Banjar Pagi, I Nyoman Subagan, Bendesa Adat Desa Pakraman Pagi, Wayan Yastera, dan Kelian Banjar Dinas Pagi, I Wayan Sukawijaya. Surat itu juga ditembuskan ke Perbekel Senganan, Kapolsek Panebel, dan Arsip.

“Kami warga masyarakat Pagi tidak menginginkan situasi yang tidak kondusif karena kami sudah sepakat untuk mendukung kandidat/caleg maupun capres dari PDIP demi kelancaran Pembangunan Desa Pakraman Pagi (Pembangunan Balai Serbaguna).” Demikian pernyataan warga melalui surat itu.

Sandiaga Uno ditolak warga Tabanan, Bali
Surat penolakan warga (Foto: detikcom)

Setelah berembuk dengan timnya, Sandiaga akhirnya memilih mengunjungi lokasi lain yang dinilai tak memiliki potensi konflik.

“Setelah kami kaji untuk meminimalisasi tensi, akan ada, baik itu konflik atau friksi, lebih baik saya putuskan saya hadir di tempat-tempat yang memang tidak memiliki potensi tersebut,” ungkap Sandiaga di Denpasar, Bali, Minggu (24/2).

Baca :   Pelaku Teror di Masjid di New Zealand Dijerat dengan Dakwaan Pembunuhan

Wayan Yastera, Bendesa Adat Desa Pakraman Pagi, membenarkan isi surat tersebut. Mereka bersikap seperti itu karena mereka sudah menjatuhkan pilihan kepada capres-cawapres nomor urut 01.

“Alasan lain kami tidak siap mendatangkan Pak Sandi karena kami, kalau membicarakan ranah politik, ada yang membantu. Kebetulan kami dibantu kandidat PDI. Maka dari itu, untuk mengamankan suasana dan melancarkan suatu pembangunan yang sudah kami rencanakan, dalam tahapan ini, kami tidak menerima kedatangan Sandiaga Uno,” katanya kepada media.