fbpx
Berita

Polisi: Pelaku Pakai Bom Pinggang untuk Ledakkan Diri

Lokasi ledakan (Foto: detikcom)
130views

Pelaku bom bunuh diri di Pos Pantau Polres Sukoharjo, Kartasura, Jawa Tengah, sudah diketahui. Dia adalah Rofik Asharuddin (RA). Dia tinggal tidak jauh dari pos polisi itu dan bekerja sebagai penjual gorengan.

Menurut polisi, dalam aksinya itu, RA menggunakan bom pinggang. Lantaran berdaya ledak rendah, bom itu hanya melukai perut dan sebelah tangannya.

“(Pelaku) mengenakan jenis bom pinggang, sehingga ketika terjadi ledakan, melukai yang bersangkutan sebagian perut maupun tangan sebelah kanan,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, di Mabes Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (4/6).

Bom itu berdaya ledak rendah atau low explosive. Polisi mengambil kesimpulan itu berdasarkan temuan Labfor dan tim Densus terkait serbuk di tubuh pelaku, TKP, dan hasil penggeledahan di rumah orang tua pelaku yang identik. Pelaku melakukan bom bunuh diri karena terpapar paham ISIS. Namun, tim Densus 88 belum menemukan keterkaitan pelaku dengan jaringan teroris yang telah ditangkap sebelumnya.

Baca :   Polri: Yang Bikin Gaduh dengan Hoax Terancam 10 Tahun Penjara
Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: detikcom)

Suicide bomber yang bersangkutan secara individu terpapar oleh paham ISIS. Belum ada indikasi keterkaitan masalah yang bersangkutan ikut dalam satu jaringan. Baik JAD Jateng atau jaringan lain. Ini masih terus didalami,” katanya.

Berdasarkan keterangan dari tim dokter, kondisi pelaku berangsur membaik. Polisi akan terus mendalami motif peledakan bom setelah pelaku sembuh.

“Yang bersangkutan kondisi kesehatannya cukup stabil dan bisa berkomunikasi. Ini masih dilakukan perawatan,” ujarnya.