fbpx
Berita

Maskapai yang Tak Pernah Mengalami Kecelakaan Fatal (1)

Maskapai yang tidak pernah mengalami kecelakaan fatal
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
924views

Senin (29/10) lalu, pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Pesawat itu membawa 182 penumpang, 2 orang pilot, dan 5 orang kru kabin dari Jakarta ke Pangkal Pinang. Namun, tidak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, pesawat itu jatuh.

Dari 182 penumpang itu, 179 orang di antaranya adalah penumpang dewasa, 1 orang anak, dan 2 orang bayi. Hingga saat ini, proses pencarian dan identifikasi korban masih terus dilakukan. Beberapa di antaranya sudah ditemukan dan berhasil diidentifikasi.

Peristiwa nahas itu bukanlah yang pertama terjadi. Empat tahun lalu, dunia penerbangan Indonesia juga berduka karena jatuhnya pesawat Air Asia rute Surabaya-Singapura dengan nomor penerbangan QZ8501. Pada Mei 2012, Sukhoi Superjet 100 buatan Rusia jatuh di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. Seluruh penumpang tewas.

Tidak bisa disangkal bahwa berbagai insiden jatuhnya pesawat itu membuat banyak orang takut naik pesawat. Apalagi dalam tahun 2018 ini saja terjadi 9 kecelakaan pesawat. Orang-orang mulai meragukan keamanan dan kenyamanan moda transportasi ini.

Benarkah bepergian dengan pesawat tidak lagi aman? Fakta menunjukkan bahwa ada banyak pesawat yang hampir tidak pernah mengalami kecelakaan fatal dalam sejarah penerbangannya. Berikut ini beberapa di antaranya:

Qantas

Maskapai yang tidak pernah mengalami kecelakaan fatal
(Foto: soperth.com.au)

Maskapai dari Australia ini sudah terbang sejak tahun 1921. Sebelum tahun 1951, Qantas mengalami 8 kecelakaan fatal. Empat di antaranya terjadi selama Perang Dunia Kedua. Ketika itu, Qantas membantu pihak sekutu. Satu pesawatnya ditembak jatuh.

Pada tahun 1951, sebuah pesawat Qantas jatuh di perairan lepas pantai Papua Nugini. Pesawat de Havilland Australia DHA-3 Drover itu jatuh karena kegagalan mesin. Pilot dan enam orang penumpang tewas.

Setelah peristiwa itu, Qantas tidak lagi mengalami kecelakaan yang fatal. Pada era pesawat jet, pesawat Qantas tak pernah jatuh lagi.

Baca :   Ketika “McJesus” dan “Ken Jesus Christ” Memicu Kemarahan Umat Kristen di Israel

Hawaiian Airlines

Maskapai yang tidak pernah mengalami kecelakaan fatal
(Foto: Anna Aero)

Standar keamanan maskapai ini sangat tinggi. Sejak mulai melayani penumpang pada tahun 1929, pesawat Hawaiaan Airlines tidak pernah mengalami kecelakaan fatal. Ini adalah salah satu maskapai yang tidak pernah kehilangan penumpang satu pun karena kecelakaan.

Yang jadi masalah adalah maskapai ini sering bangkrut. Diketahui bahwa dua kali Hawaiian Airlines mengalami kebangkrutan. Yang pertama terjadi pada tahun 1993 silam. Dan yang kedua pada tahun tahun 2003 lalu.

EasyJet

Maskapai yang tidak pernah mengalami kecelakaan fatal
(Foto: Evening Standard)

Ini adalah salah satu maskapai murah dari Inggris. Sudah terbang sejak 1995. Sejak saat itu, maskapai ini tidak pernah mengalami kecelakaan fatal. Maskapai ini tercatat sebagai salah satu maskapai “accident-free” (maskapai yang tidak mengalami kecelakaan fatal).

Ryanair

Maskapai yang tidak pernah mengalami kecelakaan fatal
(Foto: Sputiknews.com)

Selain EasyJet, Inggris juga punya maskapai murah lainnya. Namanya Ryanair. Sudah 33 tahun maskapai ini beroperasi. Sama seperti EasyJet, Ryanair juga tidak mengalami insiden yang fatal.

Satu-satunya insiden yang terjadi pada Ryanair adalah bird strike (tabrakan dengan burung) pada 10 November 2008. Ketika itu, Ryanair dengan nomor penerbangan 4102, yang terbang dari Frankfurt-Hahn Airport, mengalami bird strike, sehingga harus mendarat darurat di Bandara Ciampino, Roma, Italia. Dua orang kru kabin dan delapan penumpang mengalami luka-luka.

Virgin Atlantic/Australia/America

Maskapai yang tidak pernah mengalami kecelakaan fatal
(Foto: The Business Journals)

Maskapai dari Virgin Group ini dimiliki Richard Branson, seorang pengusaha nyentrik dari Inggris. Maskapai ini masuk dalam kelompok maskapai “accident-free”. Bahkan Virgin Atlantic dan Virgin Australia selalu masuk dalam daftar 20 besar maskapai teraman di dunia.