fbpx
Berita

Kota Ini Hanya Punya Satu Orang Penghuni

Kota dengan penghuni paling sedikit di dunia
Elsie Eiler, warga sekaligus Wali Kota Monowi (Foto: rdnewsnow.com)
153views

Ada sebuah kota Amerika Serikat yang dalam beberapa hari terakhir ini menjadi buah bibir warganet. Namanya Monowi. Kota itu terletak di negara bagian Nebraska.

Apa yang membuat kota ini menjadi perhatian warganet? Dilansir dari travelandleisure.com, kota ini menjadi bahan perbincangan karena jumlah populasinya sangat sedikit. Bayangkan saja, kota ini hanya dihuni satu orang.

Kota dengan penghuni paling sedikit di dunia
Eiler sudah terlanjur jatuh cinta pada Monowi (Foto: REUTERS)

Penghuni kota itu adalah Elsie Eiler yang telah menginjak usia 84 tahun. Setelah kedua anaknya pergi pada tahun 1970, suaminya pun meninggalkannya Elsie untuk selama-lamanya pada tahun 2004 lalu. Sejak saat itu, ia tercatat sebagai satu-satunya penghuni kota Monowi.

Di kota ini, lantaran menjadi satu-satunya penghuni, Eiler punya jabatan yang banyak: menjadi warga sekaligus wali kota, menjadi jurutulis, bendahara, pustakawan, dan bartender. Saban hari, ia bekerja di bar miliknya.

Kota dengan penghuni paling sedikit di dunia
Eiler dikunjungi traveler dari luar kota (Foto: REUTERS)

Sebelum tercatat sebagai kota dengan jumlah populasi paling sedikit di Amerika, Monowi adalah sebuah kota layaknya kota lain di Amerika pada zaman dahulu. Pada tahun 1930, misalnya, jumlah penduduknya mencai 150 orang. Lantaran Perang Dunia II, perlahan penduduknya mulai ‘menghilang.’ Keadaan semakin diperparah dengan kondisi perekonomian yang kian memburuk. Banyak warganya melarikan diri.

Saat ini, hanya Eiler yang tinggal di situ. Namun, perempuan tua itu mengaku tidak merasa kesepian. Pasalnya, ia kerap didatangi oleh orang yang mengenal dan peduli dengannya dari luar kota.

Baca :   Prabowo Bilang “korupsi enggak seberapa”, Gerindra: Maksud Prabowo Itu Orang yang Tak Seberapa
Kota dengan penghuni paling sedikit di dunia
Eiler menjadi buah bibir dunia (Foto: neighbors.denverpost.com)

“Rasanya seperti satu keluarga besar. Ada pengunjung dari generasi keempat dan kelima yang datang ke sini. Begitu menyenangkan ketika orang-orang yang dulu kau ingat sebagai bayi datang ke sini dan membawa bayi mereka untuk ditunjukkan padaku,” ungkapnya.

Tidak sedikit juga sedikit wisatawan yang datang ke bar milik Eiler untuk berbincang dengannya. Selain bar, mereka juga datang ke Rudy’s Library milik mendiang suaminya. Dan semua orang yang datang itu ia catat dalam buku tamunya.

“Sebenarnya saya tidak pernah menyangka kalau bisa membuat perhatian orang untuk datang ke sini,” katanya.

Kota dengan penghuni paling sedikit di dunia
Selain bar, tempat lain yang dikunjungi traveler adalah perpustakaan Rudy, suaminya (Foto: journalstar.com)

Sebenarnya bisa saja Eiler meninggalkan Monowi dan menghabiskan sisa hidupnya bersama anak dan cucunya. Namun, ia masih sangat mencintai Monowi.

“Saya bisa saja pindah ke tempat anak saya dan tinggal dengannya kapan saja aku mau, tapi itu berarti saya harus mencari teman baru lagi. Selama saya tinggal di sini, inilah tempat yang selalu saya inginkan,” ungkapnya.