fbpx
Berita

Kill The DJ Akan Polisikan Pengubah Lirik Lagu “Jogja Istimewa”

Kill The DJ marah lagu Jogja Istimewa diplagiat
Kill The Dj (Foto: Instagram/@killthedj)
109views

Tim kampanye Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menjadi sorotan dalam beberapa hari belakangan ini setelah beredar video sekelompok ibu menyanyikan lagu Jogja Istimewa. Video itu tersebar melalui Twitter setelah diunggah oleh pemilik akun @CakKhum.

Kill The DJ marah setelah tahu bahwa lagu yang diciptakannya itu digunakan untuk kepentingan politik. Lelaki bernama lengkap Marzuki Mohamad itu mengungkapkan kemarahannya melalui akun Instagram-nya. Apalagi liriknya diubah untuk kepentingan salah satu pasangan capres dan cawapres itu.

Jogja
Jogja Jogja istimewa. Prabowo Sandi pilihan kita. Jogja Jogja Jogja istimewa.
Adil dan makmur tujuan kita

Kill The DJ marah lagu Jogja Istimewa diplagiat
(Foto: tangkapan layar)

“Sebagian besar warga Yogyakarta pasti tahu
sejarah dan kebanggaan pada lagu tersebut. Itu kenapa saya tidak akan pernah
mengganti liriknya untuk tujuan lain, baik komersil apalagi kampanye politik,”
tulisnya melalui akun Instagram-nya.

Ia memang mengakui bahwa ia adalah salah satu
pendukung Jokowi. Namun, ia tidak mau mengubah lirik atau menggunakan lagu
tersebut demi kampanye politik.

“Meskipun saya pendukung @jokowi, saya tidak
akan pernah mengkhianati nilai lagu tersebut dengan mengubah liriknya,” katanya.

Baca :   Ketika “McJesus” dan “Ken Jesus Christ” Memicu Kemarahan Umat Kristen di Israel

Ia berencana membawa masalah ini ke ranah
hukum. Menuntut pertanggungjawaban dari orang-orang yang terlibat dalam
pengubahan lirik lagu, membuat video, dan mengedarkan video.

Kill The DJ marah lagu Jogja Istimewa diplagiat
Kill The DJ (Foto: Instagram/@killthedj)

“Siapa pun Anda yang mengubah lagu tersebut,
membuat videonya, dan ikut menyebarkanya, Anda telah melanggar undang-undang
dan saya bisa membawanya ke ranah hukum,” ungkapnya.

Niatnya untuk mempolisikan orang yang sudah
mengubah lirik lagunya itu mendapatkan dukungan dari Sekber Keistimewaan DIY.
Mereka mengecam keras tindakan tim kampanye Prabowo-Sandi melalui surat yang
diunggah ke dalam Instagram stories Kill
The Dj.

“Mengecam keras aksi plagiat tersebut sebagai
pelaku yang menistakan karya seniman dan menafikan esensi sejarah dari lagu ‘Jogja
Istimewa’,’ demikian isi pernyataan itu.