fbpx
Berita

Kenali, Yuk! Lima Warna Kertas Suara Pemilu 2019

Foto: Istimewa
468views

Pemilu serentak akan digelar pada 17 April 2019 mendatang. Di tempat pemungutan suara (TPS), nanti akan ada 5 warna kertas suara yang disediakan untuk calon pemilih. Surat suara Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR RI, anggota DPD RI, anggota DPRD Provinsi dan anggota DPRD Kabupaten/kota. Tak perlu khawatir, membedakannya
cukup mudah, karena lima kertas suara itu memiliki warna yang tidak sama.

Warna kuning untuk DPR RI, merah untuk DPD RI, biru untuk DPRD Provinsi, hijau untuk DPRD Kabupaten/Kota, dan warna abu-abu untuk Presiden dan Wakil Presiden. “Pemilihan warna ini berdasarkan Keputusan KPU Republik Indonesia nomor 1944/PL.02-Kpt/01/KPU/XII/2018, tentang desain surat suara dan desain alat bantu coblos (template) bagi pemilih tunanetra pada Pemilu Tahun 2019,” terang Bahtiar, Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kapuspen Kemendagri) dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/1/2019).

Bahtiar, Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kapuspen Kemendagri) (Foto: kemendagri.go.id)

Sebagai bagian dari sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat pemilih, Bahtiar menerangkan secara rinci perbedaan warna dan desain surat suara pada Pemilu 2019 tersebut. Pertama, warna  abu-abu untuk surat suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden terdiri atas surat suara pasangan calon untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. Ukurannya, 22 x 31 cm. Jenis kertas yang digunakan HVS 80 gram. Surat suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden berbentuk lembaran empat persegi panjang yang terdiri atas 2 (dua) bagian, yaitu bagian luar dan bagian
dalam.

Kedua, warna kuning surat suara pemilu untuk memilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), sesuai dengan jumlah daerah pemilihan anggota DPR. Ukurannya, 51 x 82 cm. Jenis kertas yang digunakan HVS 80 gram. Surat suara Pemilu anggota DPR berbentuk lembaran empat persegi panjang yang terdiri atas 2 (dua) bagian, yaitu bagian luar dan bagian dalam dan tidak terdapat photo dari calon anggota DPR RI.

Partai politik peserta pemilu (Foto: Istimewa)

Baca :   Anak Sulung Ahok: He's Back, My Dad's A Free Man!

Ketiga, warna merah surat suara Pemilu untuk memilih Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) terdiri atas surat suara untuk Pemilu anggota DPD, Terdapat 9 (sembilan) kategori ukuran, dengan jenis kertas HVS 80 gram. Surat suara Pemilu anggota DPD berbentuk lembaran empat persegi panjang, vertical atau horizontal terdiri dari 2 (dua) bagian, yang disebut bagian luar dan bagian dalam dan terdapat photo dari setiap calon anggota DPD RI.

Keempat,  warna biru surat suara Pemilu untuk untuk memilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi (DPRD Provinsi) sesuai dengan jumlah daerah pemilihan anggota DPRD Provinsi. Ukurannya, 51 x 82 cm. Jenis kertas yang digunakan HVS 80 gram. Berbentuk lembaran empat persegi panjang, vertical terdiri dari 2 (dua) bagian yang disebut bagian luar dan bagian dalam. Tidak terdapat photo dari calon anggota DPRD Provinsi.

Foto: Istiewa

Kelima, warna hijau surat suara Pemilu untuk memilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota (DPRD Kabupaten/Kota) sesuai dengan jumlah Daerah Pemilihan Anggota DPRD Kabupaten/Kota. Ukurannya, 51 x 82 cm. Jenis kertas HVS 80 gram. Surat suara Pemilu Anggota DPRD Kabupaten/Kota berbentuk lembaran empat persegi panjang, vertical. Terdiri dari 2 (dua) bagian yang disebut bagian luar dan bagian dalam. Tidak terdapat photo dari calon anggota DPRD Kabupaten/Kota.

Pengenalan warna surat suara tersebut, kata Bahtiar, sangat penting, karena akan memudahkan dan memberi pemahaman kepada masyarakat pemilih dalam menyalurkan aspirasi politik pada saat pencoblosan di TPS. “Hal tersebut penting sebagai bagian dari bentuk pendidikan pemilih kepada masyarakat,” tutupnya.