fbpx
Berita

Kampanye Terbuka di Banten, Jokowi Ungkap Alasan Pilih Ma’ruf Amin

Kampanye terbuka Jokowi di Banten
Jokowi memulai kampanye terbuka di Banten (Foto: ANTARA FOTO)
109views

Pasangan capres dan cawapres nomor urut 01, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, memulai kampanye terbuka di tanah Banten. Kampanye terbuka itu digelar di Lapangan Ciceri, Serang, Banten, Minggu (24/3). Ribuan pendukung pasangan itu memenuhi lapangan.

Bukan tanpa alasan mengapa kampanye terbuka dimulai di Banten. Ma’ruf Amin adalah masyarakat asli Banten. Wilayah Banten, menurut Jokowi, adalah wilayah yang menghasilkan ulama-ulama top, termasuk Ma’ruf Amin.

“Provinsi Banten dengan tingkat religiusitas yang sangat tinggi, dengan tingkat keragaman yang tinggi, menghasilkan ulama-ulama besar. Benar, nggak?” kata Jokowi.

Di hadapan ribuan pendukungnya itu, Jokowi mengungkapkan alasan mengapa Jokowi memilih Ma’ruf Amin sebagai cawapresnya.

“Pak K.H. Ma’ruf Amin adalah ulama besar dan intelektual. Beliau tahu berbicara ekonomi syariah, start-up, unicorn. Beliau tahu bicara decacorn. Pinter. Cerdas. Itulah kenapa saya memilih Prof. K.H. Ma’ruf Amin sebagai calon wapres mendampingi saya. Ini akan mempersatukan ulama dan umaro,” katanya.

Dalam orasinya itu, Jokowi berbicara tentang banyaknya hoax yang beredar. Hoax itu memang sangat merugikannya dan pasangannya.

“Sekarang mulai beredar banyak sekali di medsos dan banyak sekali dari rumah ke rumah. ‘Nanti, kalau Jokowi-Ma’ruf menang, pendidikan agama Islam dihapus.’ Saudara percaya? Itu adalah bohong,” tegasnya.

Baca :   Jalan Desa 191 Ribu Km Dipertanyakan, Jokowi: Silakan Ukur Sendiri
Kampanye terbuka Jokowi di Banten
(Foto: Poskota News)

Hoax lainnya adalah Jokowi-Ma’ruf akan melarang azan, melegalkan pernikahan sejenis, hingga membolehkan zina. Itu semua, kata Jokowi, adalah hoax. Tidak mungkin terjadi seperti itu karena cawapres yang dipilihanya adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Ingat, pendamping saya Bapak K.H. Ma’ruf Amin Ketum MUI. Tidak mungkin, kan? Ini adalah fitnah yang menjatuhkan. Ini cara-cara berpolitik yang tidak beretika. Saudara-Saudara harus mersepons ini,” katanya.

Ia kemudian memperkenalkan tiga kartu yang akan digunakannya untuk membangun Indonesia.

“Ini kartu bagus, tapi, sekali lagi, ini program baru kita yang akan kita laksanakan mulai tahun depan setelah kita melewati Pilpres 17 April,” pungkasnya.