fbpx
Berita

Jokowi akan Konsultasikan dengan DPR tentang Rencana Pemindahan Ibu Kota

Wacana pemindahan Ibu Kota Indonesia
Presiden Joko Widodo (Foto: Istimewa)
91views

Presiden Jokowi sudah membuat rencana untuk memindahkan ibu kota negara ke daerah lain. Berbagai kajian tentang pemindahan ibu kota negara ini sedang dilakukan dan dikembangkan. Baik kajian hukum, kajian sosial, maupun kajian politik dan lingkungan. Semua kajian ini akan ia konsultasikan dengan DPR selaku lembaga legislatif.

“Kita konsultasi ke DPR, tokoh formal, politik, dan tokoh masyarakat karena ini menyangkut sebuah visi ke depan kita dalam membangun suatu ibu kota pemerintahan yang representatif,” katanya di PT KMK Global Sports I, Cikupa, Tangerang, Banten, Selasa (30/4).

Wacana pemindahan Ibu Kota Indonesia
Jakarta sudah terlalu padat (Foto: Antara Foto)

Jokowi memutuskan untuk memindahkan ibu kota negara karena DKI Jakarta, saat ini, memikul dua beban berat sekaligus, yakni sebagai pusat pemerintahan dan layanan publik dan pusat bisnis. Pada masa depan, DKI Jakarta tidak mungkin memikul beban-beban itu.

“Kita ini tidak berpikir sekarang. (Kita) berpikir (tentang) 10 tahun, berpikir 50 tahun, 100 tahun yang akan datang,” katanya.

Baca :   Pos Polisi Kartasura Diguncang Bom Bunuh Diri

Sejarah mencatat bahwa wacana pemindahan ibu kota sudah ada sejak Presiden Sukarno menjadi kepala negara. Dalam setiap kepemimpinan baru pun selalu dibahas wacana itu. Namun, tidak pernah ada keputusan dan rencana yang matang.

Wacana pemindahan Ibu Kota Indonesia
Monas (Foto: Thinkstock)

Saat ini, Jokowi mengantongi 3 kandidat lokasi ibu kota negara. Dan ketiga kandidat lokasi itu akan terus dikaji dan dipelajari.

“Ini ada 3 kandidat, tapi harus dicek dong. Tiga tahun ini kita terus ke sana. Bagaimana mengenai lingkungan, airnya, kebencanaan, banjir, gempa, pengembangan untuk ibu kota, sehingga kalkulasinya harus dirampungkan, lalu disampaikan ke saya dan baru saya putuskan,” jelasnya.