fbpx
Berita

Jawab Prabowo tentang Kebocoran APBN, JK: Hitung-hitungannya Keliru

Jusuf Kalla jawab Prabowo Subianto
Wapres Jusuf Kalla (Foto: Kompas.com)
206views
Waktu baca : 1 menit

Persoalan tentang kebocoran Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) hingga 25% itu belum juga selesai. Apa yang disampaikan Prabowo Subianto, capres nomor urut 02, dalam acara HUT Ke-20 KSPI di Sports Mall Gading, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu memantik tanggapan dari beberapa pihak. Setelah sebelumnya Presiden Jokowi menantang Prabowo untuk melaporkannya kepada KPK, kini, giliran Wapres Jusuf Kalla yang buka suara.

Menurut JK, pernyataan Prabowo tentang kebocoran anggaran sebesar 25% adalah berlebihan. Kalau pun ada kebocoran, jumlahnya tak akan sebesar itu. Ia menduga anggaran yang bocor hanya sekitar 2,5%.

“Jadi, kalau, katakanlah, Rp500 triliun yang belanja barang dan modal, itu maksimum yang bisa diambil 10 persen, Rp50 triliun. Itu hanya 2,5 persen dari anggaran. Jadi, tidak 25 persen dari total APBN. Hitung-hitungannya keliru itu,” jelasnya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (12/2) ini.

Jusuf Kalla jawab Prabowo Subianto
Prabowo Subianto (Foto: geotimes.co.id)

Saat ini, APBN berjumlah sekitar Rp2.000 triliun. Dari jumlah tersebut, yang biasanya diselewengkan oleh oknum pemerintah adalah anggaran untuk belanja modal dan barang. Besaranya sekitar 2,5%. Dan pemerintah menindak tegas oknum yang melakukan korupsi anggaran itu.

“Kan akibatnya ada 500 orang di (Lapas) Sukamiskin. Jadi, pemerintah keras sekali. Lima ratus orang sekarang ada di Sukamiskin karena bocor itu. Jadi, pemerintah tidak memberikan toleransi,” katanya.

Facebook Comments