fbpx
Berita

Jalan Desa 191 Ribu Km Dipertanyakan, Jokowi: Silakan Ukur Sendiri

Pembangunan jalan dengan dana desa
Presiden Jokowi (Foto: Kompas.com)
186views

Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno masih mempertanyakan jalan desa yang diklaim Jokowi sepanjang 191 ribu km dalam debat kedua Pilpres 2019 lalu. Tidak mungkin Jokowi, demikian menurut Dahnil A. Simanjuntak, Koordinator Jurubicara BPN, bisa membangun jalan yang panjangnya sama dengan 4,8 kali keliling Bumi.

“Jokowi klaim membangun jalan desa 191.000 km. Ini sama dengan 4,8 kali keliling bumi atau 15 kali diameter bumi. Itu membangunnya kapan? Pakai ilmu simsalabim apa?” tulisnya melalui Twitter.

 Banyak orang menanggapai cuitan Dahnil ini. Salah satunya adalah Direktur Charta Politika, Yunarto Wijaya.

“Mas, anda serius ini? Kali ini keterlaluan loh bodohnya,” cuit Yunarto.

Pembangunan jalan dengan dana desa
Warga Desa Sandean Tonga, Sumatera Utara, sedang membangun jalan (Foto: oborkeadilan.com)

Jika diperhatikan baik-baik, apa yang dikatakan Jokowi itu tidaklah berlebihan. Pasalnya, selama 4 tahun terakhir ini, Jokowi memang berkonsentrasi pada pembangunan infrastruktur. Dana yang tidak sedikit dikucurkan ke 74.900 desa.

“Kalau ini kan kita sudah 4 tahun lebih banyak berkonsentrasi pada infrastruktur. Catatan saya, sampai akhir 2018 kemarin, telah dibangun 191 ribu (km). ‘Itu panjang banget.’ Panjang gimana? Kalau itu dikerjakan 4 tahun untuk 74.900 desa, artinya per desa hanya 600 m,” jelas Jokowi ketika memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional Penyelanggaraan Pemerintahan Desa Tahun 2019 di Ecovention Ocean Ecopark, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (20/2).

Baca :   Ratna Sarumpaet Dipecat Prabowo

Tidak hanya jalan yang dibangun dari dana desa itu, tetapi juga infrastruktur lain. Sebut saja PAUD dan irigasi.

“Setiap desa tidak hanya bangun jalan. Ada PAUD, pasar desa, dan lain-lain. Irigasi saja sudah diselesaikan 58 ribu unit irigasi, 8.900 pasar desa, 1,1 juta meter jembatan. Artinya ini jadi barang. Kalau ada yang sangsikan 191 ribu km tidak mungkin, ya, silakan ukur sendiri,” katanya.

Pembangunan jalan dengan dana desa
Pembangunan jalan di Desa Sirnajaya, Tasikmalaya, Jawa Barat (Foto: qjabar.com)

Setelah pembangunan fisik ini, Jokowi berusaha mengembangkan kehidupan ekonomi di desa-desa. Ia memberikan contoh wisata Umbul Ponggok yang berada di Klaten, Jawa Tengah.

“Jadi, sekali lagi, (pembangunan) fisik, infrastruktur sudah kita jalankan. Ke depan agak digeser sedikit ke pemberdayaan ekonomi desa. Apa itu? Saya berikan contoh di Jateng, di Desa Ponggok, Umbul Ponggok, lalu dibuat desa wisata,” ungkapnya.