fbpx
Berita

Ini Hasil Elektabilitas Capres-Cawapres Terbaru dari 7 Lembaga Survei, Siapa paling Tinggi?

Foto: twitter @KPU_ID
423views

Menjelang hari pencoblosan pada 17 April 2019, sejumlah lembaga survei merilis hasil survei mereka terkait elektabilitas peserta pilpres 2019. Hasil survei pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo (Jokowi)-Amin Ma’ruf dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada masing-masing lembaga berbeda satu sama lain. Dilansir dari tribunnews.com, berikut hasil survei terbaru elektabilitas Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi versi tujuh lembaga survei.

Foto: merah-putih.com

Charta Politika

Hasil survei Charta Politika menunjukkan bahwa elektabilitas capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf lebih unggul dari capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi. Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf sebesar 53,2 persen dan Prabowo-Sandiaga 34,1 persen.

Survei ini digelar sejak 22 Desember 2018 – 2 Januari 2019 dengan 2000 responden. Metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka dengan kuisioner terstruktur. Margin of error-nya 2,19 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Polmark

Foto: Istimewa

Hasil survei yang dirilis lembaga survei Polmark menyatakan, Jokowi-Ma’ruf unggul cukup telak, yaitu meraih 40,4 persen. Sementara Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno hanya meraih 25,8 persen. Sisanya sekitar 33,8 persen belum menentukan pilihan atau undecided voters.

Survei dilakukan sejak Oktober 2018 hingga Februari 2019, di 73 daerah pemilihan (dapil) se-Indonesia melalui 73 survei berbeda. Di tiap surveinya untuk tiap dapil, survei melibatkan 440 orang. Sementara khusus untuk Jabar 3, melibatkan 880 orang. Menggunakan metode multistage random sampling, survei ini memiliki margin of error sekitar 4,8 persen serta tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

CRC

Hasil survei CRC yang dirilis pada Minggu (10/2/2019), elektabilitas Jokowi-Ma’ruf masih unggul dibanding Prabowo-Sandi. Jokowi-Ma’ruf unggul dengan perolehan 56,1 persen dan Prabowo- Sandi 31,7 persen, dan tidak tahu atau tidak menjawab 12,2 persen.

Survei yang digelar dengan metode wawancara lapangan dengan kuisioner ini berlangsung sejak 23-31 Januari 2019 di 34 provinsi. Menggunakan metode penarikan sampel multistage random sampling dan memiliki toleransi kesalahan dugaan +/- 2,83 persen pada selang kepercayaan 95.0 persen.

Median

Lembaga sigi Media Survei Nasional (Median) mencatat selisih elektabilitas Jokowi-Ma’ruf dengan Prabowo-Sandi kian menipis. Merujuk pada hasil jajak pendapat Median per Januari 2019, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf kini sebesar 47,9 persen dan Prabowo-Sandiaga 38,7 persen.

Perbedaan elektabilitas keduanya menjadi 9,2 persen. Survei Median dilakukan pada 6-15 Januari 2019 terhadap 1.500 responden dengan margin of error sebesar 2,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Responden dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling.

Populi

Baca :   Pelaku Teror di Masjid di New Zealand Dijerat dengan Dakwaan Pembunuhan
Foto: Istimewa

Survei Populi Center menunjukkan bahwa Jokowi-Ma’ruf masih unggul dari Prabowo-Sandi. Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf sebesar 54,1 persen, sedangkan Prabowo-Sandi 31,0 persen. Adapun yang tidak menjawab sebesar 14,9 persen.

Survei ini dilakukan pascadebat pertama pilpres 2019, yakni 20-27 Januari 2019, dengan metode wawancara tatap muka. Besaran sampel adalah 1.486 responden, dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling). Margin of error Survei ini plus minus 2,53 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Cyrus

Lembaga survei Cyrus menyebut, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin sebesar 55,2 persen, sedangkan Prabowo-Sandi sebesar 36 persen. Sementara sisanya belum memutuskan atau tidak menjawab. Hal itu berdasarkan top of mind dalam survei yang dilakukan Cyrus Network pada 18 hingga 23 Januari 2019.

Responden survei ini sebanyak 1.230 orang yang berasal dari 123 desa/kelurahan di 34 provinsi se-Indonesia. Tingkat kepercayaan survei Cyrus sebesar 95 persen dengan margin of error dalam survei ini plus minus 3 persen. Metode survei menggunakan multistage random sampling dan responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka.

LSI

Foto: Istimewa

Terbaru, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA juga ikut merilis elektabilitas para pasangan capres dan cawapres. Hasilnya, pada Februari ini, sebanyak 58,7 persen responden memilih Jokowi-Ma’ruf. Sementara 30,9 persen responden memilih Prabowo-Sandiaga. Kemudian, ada suara tidak sah 0,5 persen dan sebanyak 9,9 persen menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Sebelumnya, LSI telah melakukan penelitian selama enam bulan terakhir, yakni mulai Agustus 2018 hingga Februari 2019. Survei ini menggunakan simulasi kertas suara. Dari Agustus 2018 hingga Januari 2019, pemilih Jokowi-Ma’ruf masing-masing 52,2 persen, 53,2 persen, 57,7 persen, 53,2 persen, 54,2 persen, dan 54,8 persen. Sementara pemilih Prabowo-Sandiaga masing-masing 29,5 persen, 29,2 persen, 28,6 persen, 31,2 persen, 30,6 persen, dan 31,0 persen.

Pengumpulan data untuk survei Februari 2019 dilakukan pada 18-25 Februari 2019. Penelitian ini menggunakan metode multistage random sampling dengan melibatkan 1.200 responden. Proses pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka dan menggunakan kuesioner. Adapun margin of error dalam penelitian ini lebih kurang 2,9 persen.