fbpx
Berita

Ini Alasan Ani Yudhoyono Sengaja Dibuat Tidur Sebelum Meninggal

SBY letakkan karangan bunga di atas pusara Ani (Foto: Suara.com)
155views

Sabtu (1/6) lalu, setelah menjalani perawatan secara intensif di National University Hospital, Singapura, Ani Yudhoyono meninggal dunia. Istri Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), presiden ke-6, itu meninggal dunia setelah berjuang selama kurang lebih 5 bulan melawan kanker darah. Ia meninggal pada usia 66 tahun.

Sebelum meninggal dunia, Ani Yudhoyono berada dalam kondisi tidak sadar. Menurut Wakil Sekretaris Parta Demokrat, Renanda Bachtar, Ani Yudhoyono sengaja ditidurkan sebelum meninggal dunia. Tujuannya agar pengobatannya lebih maksimal.

“Ada serangkaian proses yang lebih baik Ibu ditidurkan,” katanya.

Dalam dunia medis, seperti dilansir dari Cancer Research UK, menidurkan pasien penderita kanker adalah hal yang lazim. Bahkan termasuk dalam metode pengobatan medis yang efektif. Tindakan medis akan lebih efektif dan obat lebih cepat bekerja jika pasien dalam kondisi tertidur.

(Foto: Dok. Pribadi)

Para ilmuwan telah melakukan penelitian untuk menguji seberapa efektif pengaruh obat terhadap pasien kanker yang sedang tertidur. Dari penelitian itu, mereka mengetahui bahwa ketika pasien tertidur, proses dalam tubuhnya akan melambat, sehingga energinya menjadi lebih hemat. Dalam kondisi seperti itu, pertumbuhan sel kanker maupun tumor akan ikut melambat.

Baca :   Orang-Orang Ini, Menurut Forbes, Paling Kaya Sejagat

Alasan lainnya adalah membuat pasien tertidur selama pengobatan berlangsung akan membantu pasien lebih tahan terhadap stres dan radiasi. Dengan demikian, efek samping penghobatan terhadap pasien pun bisa diminimalisir. Itulah mengapa tim medis membuat pasien yang sakit parah untuk tidur selama proses pengobatan berlangsung.