fbpx
Berita

Guru Honorer yang Unggah Ancaman Bunuh Jokowi Ditangkap Polisi

Hairil Anwar ditangkap (Foto: detikcom)
188views

Setelah lelaki berinisial HS, kembali polisi menangkap seorang lelaki lain yang mengancam membunuh Jokowi. Lelaki itu adalah Hairil Anwar (35), seorang guru honorer asal Dusun Morsongai, Panaan, Pamekasan, Madura. Dia diamankan Subdit V Cyber Crime Polda Jawa Timur setelah mengunggah ancaman untuk membunuh Jokowi melalui Facebook.

Hairil menuliskan ancaman itu dalam akun Facebook palsu bernama Putra Kurniawan. Unggahan itu berbunyi: “Bunuh saja tu Jokowi anjing”.


“Berkaitan dengan undang-undang ITE dan hal-hal yang menyangkut hate speech, SARA. Kebetulan yang bersangkutan ini kita hadirkan di depan rekan-rekan. Ini bernama Putra Kurniawan, tapi sebenarnya bukan namanya. Namanya Hairil Anwar,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, di Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Minggu (19/5).

Polisi menunjukkan bukti unggahan Hairil (Foto: detikcom)


Rupanya Hairil tidak hanya menulis ancaman untuk membunuh Jokowi. Dia juga melakukan penghinaan terhadap Menko Polhukam Wiranto. Dalam unggahannya itu, dia mempertanyakan sikap Wiranto yang diam saja melihat banyaknya korban penyelenggara pemilu yang meninggal.

Barung mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap Hairil. Dalam pemeriksaan ini, kepolisian dibantu beberapa ahli seperti ahli ITE, ahli bahasa, dan ahli pidana.

Baca :   Kampanye Terbuka di Banten, Jokowi Ungkap Alasan Pilih Ma’ruf Amin
(Foto: detikcom)


“Pertama, dia melakukan menghina Menko Polhukam. Ini nanti akan kita rumuskan di dalam ahli kita: ahli bahasa, ahli ITE, ahli pidana. Ini maksudnya Jokowi itu siapa,” jelasnya.


Polisi menilai bahwa unggahan Hairil mengandung ujaran kebencian dan SARA. Ada juga unggahan yang berisi penghinaan dan pencemaran nama baik. Dan ada yang bersangkutan kerap menulis hoax.