fbpx
Berita

Es di Gunung Everest Mencair, Jasad-Jasad Pendaki yang Hilang Mulai Bermunculan

Es di Gunung Everest mencair, jasad para pendaki bermunculan
Tenda para pendaki (Foto: BBC Magazine)
60views

Gletser di wilayah Everest, seperti di sebagian besar Himalaya, mencair dan menipis dengan sangat cepat. Penyebabnya adalah pemanasan global. Dan peristiwa ini membuat jasad para pendaki yang hilang mulai bermunculan ke permukaan.

“Kami telah membawa turun jasad beberapa pendaki gunung yang meninggal dalam beberapa tahun terakhir, tetapi yang lama terkubur sekarang keluar,” kata Ang Tshering Sherpa, mantan presiden Asosiasi Pendaki Gunung Nepal, seperti dilansir BBC Magazine.

Lebih dari 4.800 orang pendaki telah mendaki puncak tertinggi di Bumi itu. Data mencatat bahwa dari jumlah itu, hampir 300 pendaki tewas di puncak sejak upaya pendakian pertama. Dan dua pertiga mayat diperkirakan masih terkubur di dalam salju dan es. Jasad para pendaki kemudian dipindahkan ke sisi gunung yang berada di teritori China di utara saat musim semi dimulai.

Es di Gunung Everest mencair, jasad para pendaki bermunculan
Gunung Es Khumbu (Foto: Fank Bienewald)

“Saya sendiri telah mengambil sekitar 10 jasad dalam beberapa tahun terakhir dari berbagai lokasi di Everest. Dan jelas semakin banyak dari mereka yang muncul sekarang,” tambah seorang pejabat pemerintah yang bekerja sebagai petugas penghubung di Everest.

Air Terjun Khumbu
Pada 2017 lalu, tangan seorang pendaki yang meninggal muncul di atas tanah di Camp 1. Operator ekspedisi lantas mengerahkan pendaki profesional dari komunitas Sherpa untuk memindahkan jasad pendaki itu. Pada tahun yang sama pula, jasad pendaki lain muncul di permukaan Gletser Khumbu.

Baca :   Tim Prabowo Curiga Jokowi Puji Ratna, TKN Jokowi: Jangan Didramatisir
Es di Gunung Everest mencair, jasad para pendaki bermunculan
Evakuasi jasad para pendaki (Foto: Ang Tashi Sherpa)

Menurut para pendaki, Gletser Khumbu, yang juga dikenal sebagai Air Terjun Khumbu, adalah tempat sebagian besar jasad muncul dalam beberapa tahun terakhir. Tempat lainnya adalah daerah Camp 4 atau biasa disebut South Col yang relatif datar.

“Tangan dan kaki mayat telah muncul di base camp juga dalam beberapa tahun terakhir. Kami memperhatikan bahwa level es di dan sekitar base camp telah turun dan itulah sebabnya mayat-mayat itu menjadi terbuka,” kata seorang pejabat dengan organisasi non-pemerintah yang aktif di wilayah tersebut.