fbpx
Berita

Benarkah Mi Instan Mengandung Zat Penyebab Kanker?

Benarkah mi instan mengandung bahan penyebab kanker?
Ilustrasi (Foto: Liputan6.com)
113views
Waktu baca : 2 menit

Dalam beberapa hari terakhir ini, masyarakat dibuat resah. Khususnya mereka yang suka makan mi instan. Penyebabnya adalah pesan mengenai ditemukannya zat berbahaya dalam mi instan. Pesan itu beredar melalui aplikasi WhatsApp dan media sosial seperti Facebook, Twitter, dan lainnya.

Isi pesan itu adalah hasil penelitian yang dilakukan Korea Food and Administration (KFDA). Dari penelitian itu, KFDA menemukan bahwa benzopirene, zat penyebab kanker, ada di dalam mie instan. Zat tersebut ditemukan dalam merek yang dibuat oleh Nong Shim Company.

Pesan itu langsung ditanggapi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Menurut Tetty H. Sihombing, Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, tidak ditemukannya data bahwa ada benzopirene, penyebab kanker, di dalam mi instan.

Benarkah mi instan mengandung bahan penyebab kanker?
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

“Kami tidak menemukan data bahwa kandungan zat dalam mie instan tersebut dapat dikaitkan langsung dengan penyebab kanker,” kata Tetty seperti dilansir Tempo.co, Sabtu (8/9) lalu.

Selain itu, sambung Tetty, yang diisukan berbahaya juga adalah monosodium glutamat (MSG), methyl p-hydroxbenzoate, dan asam benzoat. MSG merupakan penguat rasa yang memiliki Acceptable Daily Intake (ADI) not specified. Artinya, bila dikonsumsi setiap hari dalam jumlah wajar, tidak akan timbul bahaya. Sedangkan methyl p-hydroxbenzoate atau metil paraben adalah pengawet yang diizinkan dalam produk pangan dengan jumlah tertentu.

“Namun, ada beberapa data yang menunjukkan bahwa beberapa orang tertentu sensitif terhadap MSG. Sampai saat ini, belum ada bukti ilmiah yang sahih bahwa MSG dan metil paraben dapat merusak usus, liver atau (menyebabkan) sakit maag,” jelasnya.

Benarkah mi instan mengandung bahan penyebab kanker?
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Metil paraben sebenarnya juga digunakan untuk mengawetkan kecap yang merupakan bumbu pelengkap dari mi instan varian tertentu. Ada beberapa negara lain yang mengguakan metil paraben itu seperti Taiwan, yang tidak mengatur penggunaannya pada mi instan.

“Terkait pesan tersebut, diharapkan masyarakat tidak resah dan meragukan keamanan mi instan yang beredar di Indonesia. Dan konsumsilah dengan bijak,” pesannya.