Berita

Ahmad Dhani Dikepung Warga Surabaya karena Deklarasi #2019GantiPresiden

Ahmad Dhani dihadang di Surabaya karena deklarasi #2019GantiPresiden
Ahmad Dhani (Foto: detikcom)
28views

Ahmad Dhani dan sejumlah tokoh dari kubu #2019GantiPresiden terbang ke Surabaya untuk mendeklarasikan #2019GantiPresiden di Tugu Pahlawan. Namun, sebelum deklarasi dilakukan, mereka sudah dihadang warga Surabaya yang menolak gerakan #2019GantiPresiden. Hotel Majapahit, hotel di mana Dhani menginap, dikepung warga.

Mat Mochtar, salah seorang tokoh senior Surabaya, berorasi meminta Dhani untuk keluar dari hotel.

“Ahmad Dhani, kalau kamu memang laki-laki, ayo, keluar. Kita berbincang. Kalau memang masih bicara NKRI Harga Mati. Tapi kalau sudah bicara provokasi, maka tidak ada di tempat di Surabaya. Iki Suroboyo, Cuk!” teriaknya seperti dilansir kumparan.

Ahmad Dhani dihadang di Surabaya karena deklarasi #2019GantiPresiden
Massa mengepung hotel tempat Ahmad Dhani menginap (Foto: beritajatim.com)

Massa yang menolak #2019GantiPresiden meneriakkan yel-yel kecaman terhadap Dhani. Mereka meminta agar Dhani segera pergi dari Surabaya.

“Kami meminta kepada Bapak Ahmad Dhani untuk meninggalkan Kota Surabaya agar tidak ada lagi kampanye tagar ganti presiden. Saya mohon, agar suasana Surabaya kondusif, secepatnya agar Ahmad Dhani meninggalkan Surabaya,” kata Aminuddin, koordinator lapangan aksi menolak deklarasi #2019GantiPresiden, seperti dilansir detikcom.

Ahmad Dhani dihadang di Surabaya karena deklarasi #2019GantiPresiden
Polisi berjaga di depan hotel (Foto: detikcom)

Sejak pagi, massa berdatangan dari kedua sisi Jalan Tunjungan, bersatu dengan yang lainya, dan berorasi di depan Hotel Majapahit Surabaya.

“Kita ganti tagar #2019pilih presiden. Pilih Presiden NKRI harga mati. Jangan khianati perjuangan Arek-Arek Suroboyo. Hotel Majapahit adalah salah satu saksi perjuangan Arek-Arek Suroboyo merobekk bendera merah, putih, biru,” ungkap salah satu orator, Didik, di Jalan Tunjungan, Surabaya.